Sharon Tetap Latihan Meski Pelatda PON Masih Lama

- Penulis

Senin, 18 Desember 2023 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sukses menjadi atlet dengan segudang prestasi, tentu tidak mudah. Disiplin dan tidak malas kunci utama yang menjadi pondasi kuat bagi seorang atlet. Itu pula yang menjadi pegangan seorang karateka putri Sharon Ririhena.

“Butuh waktu dan proses untuk sebuah prestasi. Tidak ujuk-ujuk ada, saya selalu berlatih disiplin. Malas adalah sebuah kata yang selalu saya lawan dan lawan. Dan saya bersyukur lambat laun tampak hasilnya. Prestasi itu muncul satu persatu,” sebut karateka putri terbaik Jawa Barat yang saat ini bertugas di Dinas Pusziad dengan pangkat Sersan satu ini kepada PJ Senin 18 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk sehabis mengikuti Babak Kualifikasi (BK) PON XXI 25 hingga 27 Agustus 2023 lalu. Cewek hitam manis bertinggi badan 167 cm ini mengatakan, terus lanjut menerapkan latihan mandiri secara disiplin.

“Selesai BK kami kembali ke tempat kami masing-masing. Dan menjalankan aktifitas masing-masing. Ada yang meneruskan tugas dinas di satuan, kerja dan juga ada yang kuliah,” ucap Sharon.

Namun sewaktu dirinya dinas, tetap mengatur waktu untuk dapat melakukan latihan.

“Saat kami dikembalikan setelah BK, Ketua Umum FORKI Jawa Barat pak Gianto, lewat para pelatih tetap mewanti-wanti agar kami para atlet tetap menjalankan latihan. Karena secara resmi Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XXI baru akan dimulai awal Januari 2024,” bebernya.

Sebagai atlet yang saat ini masih diandalkan membawa pulang medali emas di PON XXI Sumut-Aceh 2024 mendatang, Sharon mempersiapkan diri sangat matang.

“Walau tidak dalam bentuk Pelatda menurut saya, agar persiapan kita lebih matang untuk menuju PON, kita harus tetap berlatih disiplin, ini demi target medali emas kita dan nama baik Jawa Barat,” kata gadis manis yang masih lajang ini.

Bagaimana latihan dilakukan.?

“Saya bersyukur saya dapat melawan rasa malas dan menjalankan program latihan. Ya, di selang waktu saya berdinas, saya mencari kesempatan untuk latihan mandiri,” ucap gadis Timur kelahiran Biak 29 November 1998 ini.

Ada yang berkesan baginya saat latihan mandiri di daerah dan belum Pelatda ini, apa itu..?

“Para pelatih selalu mengontrol latihan saya. Mereka tahu betul, saat saya sedang latihan. Kadang-kadang mereka video call dan melihat langsung saya latihan. Usai latihan saya dan pelatih selalu berkomunikasi. Apa yang masih kurang dan apa saja yang perlu saya tambah dalam latihan,” bebernya.

Bagi Sharon pelatih adalah segala-galanya. Pelatih selalu memberikan semangat, motivasi, dan mengingatkan hal-hal yang perlu kita tingkatkan untuk menggenjot kualitas latihan.

Dengan latihan yang disiplin dan selalu mengukur perkembangan kualitas, Sharon memasang target medali emas di PON XXI di Sumut-Aceh tahun depan.

“Target saya untuk PON tahun 2024 Gold Medali. Bukan hanya di kelas perorangan saja, tapi juga kelas beregu. Mohon doa dari warga Jawa Barat,” pinta Sharon.

Oke, terus tingkatkan latihan, semoga target 2 medali emasnya terwujud dari kumite perorangan dan kumite beregu. Joel

Berikut Prestasi Sharon

  1.  Juara 1 Kumite Perorangan -50kg Putri pada PON XX di Papua Tahun 2021.
  2.  Juara 3 Kumite Beregu Putri pada PON XX di Papua tahun 2021.
  3. Juara 3 Kumite Perorangan -50Kg putri Kejuaraan South East Asian Karate Federation di Cambodia Tahun 2022
  4.  Juara 1 Kumite Beregu Putri kejuaraan South East Asian Karate Federation di Cambodia Tahun 2022
  5. Juara 3 Kumite Perorangan -50Kg Putri SEA Games Di Vietnam Tahun 2022
  6. Juara 2 Kumite Beregu SEA Games Di Vietnam Tahun 2022
  7. Juara 3 Kumite -50kg Putri Kejurnas Karate di Padang 2022
  8. Juara 1 Kumite -50Kg Putri Porprov Jabar 2022
  9. Juara 2 Kumite Beregu Putri Porprov Jabar 2022
  10. Juara 1 Kumite -50kg Putri STKIP Sirkuit II Jabar 2023
Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB