BANDUNG, PelitaJabar – Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) telah merampungkan jaringan terintegrasi pasca merger XL Axiata dan Smartfren.
XLSMART memprediksi akan terjadi peningkatan trafik selama libur NATARU 2026 sekitar 20%-30% dibandingkan kondisi normal. Lonjakan ini adanya antusiasme masyarakat pergi berlibur, ataupun perjalanan mudik Nataaru.
Guna mengantisipasi kepadatan trafik tersebut, XLSMART juga menyiapkan rencana rekayasa jaringan, termasuk mengerahkan sekitar 101 unit Mobile BTS (MBTS) di sepanjang jalan tol, pusat keramaian pergantian tahun, tempat wisata, dan ruang publik lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Pengerahan Mobile BTS atau MBTS merupakan upaya keseriusan XLSMART dalam mempersiapkan kenyamanan pelanggan pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 101 unit MBTS telah ditempatkan di area keramaian, tempat wisata, ruang publik dan sepanjang tol.” ungkap Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, dalam keterangan Jumat 12 Desember 2025.
Penggunaan streaming, gim, dan berbagi momen Nataru melalui kanal media sosial (Instagram, Tik Tok, Facebook), serta peta digital (Google Maps), ikut berkontribusi pada peningkatan trafik jaringan.
“Persiapan tidak hanya mencakup layanan pelangganselama 24 jam dalam periode liburan, namun XLSMART juga mempersiapkan jaringan dengan kapasitas yang lebih besar dari hari biasa,” tambahnya.
Kenaikan trafik juga diprediksi terjadi pada layanan internet rumah, XL SATU.
“Kenaikan ini disebabkan karena adanya banyaknya masyarakat yang akan mengakses layanan XL SATU selama menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru di rumah. Diperkirakan pelanggan akan banyak melakukan kirim konten berupa video atau foto untuk membagikan momen libur Natal dan Tahun Baru,” paparnya.
Lonjakan trafik diperkirakan akan terkonsentrasi di jalur mudik di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Jalur transportasi darat dan laut, XLSMART melakukan peningkatan kualitas jaringan mencakup 138 rute utama perjalanan Nataru, diantaranya yaitu 71 ruas jalan tol, 49 jalan utama, 16 jalur kereta api, dan 2 pelabuhan penyeberangan.
“Sehingga peningkatan kapasitas dan optimasi jaringan dilakukan setidaknya di 515 area, yang mencakup 212 destinasi wisata, 102 ruang publik, 105 gerbang tol dan rest area, serta 96 lokasi transportasi publik,” pungkas Shurish. ***









