Siswa Penerbang Yang Jatuh di Indramayu Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

- Penulis

Selasa, 23 Juli 2019 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Siswa Penerbang Pilot yang berlatih menggunakan pesawat cesna 172 di sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu ditemukan meninggal.

Kapolres Indramayu AKBP Yoris M.Y Marzuki membenarkan siswa penerbang yang jatuh saat latihan Senin kemarin sudah ditemukan.

“Benar sudah ditemukan atas nama Salman dalam keadaan meninggal, tadi pukul 9.30 wib,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/7).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini proses evakuasi tengah dilakukan.

Sementara Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah menjelaskan, korban ditemukan di perairan Indramayu sekitar 50 M dari titik lokasi kejadian.

“Ditemukannya korban di perairan ini sesuai dengan Rencana Operasi bersama seluruh unsur dalam operasi kali ini,” jelas Deden,

Basarnas, mengerahkan Lima Rubber Boat untuk melakukan penyisiran dengan enam penyelam yang melakukan pencarian yaitu 2 penyelam dari Kantor SAR Bandung, 2 Penyelam dari Polairud Jabar dan 2 penyelam dari Brimob

“Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” paparnya.

Adapun unsur yang terlibat yaitu Ditpolair Polda Jabar, Brimob Batalyon C, Polres Indramayu, Kodim Indramayu, KNKT, BPBD Indramayu, RMI dan Rumkit Bhayangkara Indramayu.

Sebelumnya Pesawat Cessna 172 Call Sign PK- WUG dilaporkan jatuh di sungai Cimanuk Lamaran Tarum Kab. Indramayu pada 22 Juli 2019.

Dalam proses evakuasi dikerahkan juga 2 Unit Truck Personil, 3 Unit Rescue Car
2 Unit LCR Basarnas, 1 Unit LCR Polair Indramayu, 1 Unit LCR BPBD Indramayu dan 1 Unit Perahu Nelayan, 4 Set Alat Selam dan 1 Set Peralatan komunikasi. Rief

Komentari

Berita Terkait

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang
Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah
PB PSTI Keluarkan Surat Penundaan Musprov Jabar
Saat Bupati Genjot Wisata Garut, Disdik Justru Gelar Euforia di Yogyakarta
Koni Jabar Belum Terima Tembusan Rekomendasi PB PSTI

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB

TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:29 WIB

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:43 WIB

Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:29 WIB

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Berita Terbaru

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB

Komisi III DPRD Kota Bandung bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menggelar raker membahas sejumlah agenda dan evaluasi program tahun 2025. Foto Cipt/Humaspro

FEATURED

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:29 WIB

Kang Edwin Senjaya berpose bersama para kader TPK usai menjadi narasumber. Foto Cipta/Humaspro

FEATURED

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Sabtu, 17 Jan 2026 - 08:29 WIB