Tanggulangi Pengangguran, Ribuan Orang Ikuti Padat Karya dan Kewirausahaan

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Guna mendongkrak indikator pembangunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan berbagai strategi.

Salah satunya strategi menanggulangi pengangguran, dengan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada 9.060 orang, padat karya untuk 4.300 orang, pemagangan dalam negeri, pelatihan kompetensi dan juga job fair.

Sementara inovasi sistem Pelayanan Kesejahteraan Sosial Satu Pintu atau Yes! Jitu, merupakan platform pelayanan sosial terintegrasi berbasis pada data tunggal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi beberapa inovasi-inovasi yang kita sampaikan dalam rangka untuk mengatasi beberapa indikator makro yang dijadikan target kinerjanya pemerintah kota,” beber Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono pada kegiatan pembinaan dan optimalisasi pencapaian indikator makro pembangunan di Pemerintah Kota Bandung dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin dan Sekda Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman di Pendopo Kota Bandung, Rabu 19 Juni 2024.

Terkait dengan penanggulangan kemiskinan, kata Bambang, Integrasi dan satu basis data menjadi salah satu kunci dalam penanggulangan kemiskinan. Dengan data yang sama maka intervensi program dalam penanggulangan kemiskinan dapat dilaksanakan secara optimal.

“Mudah-mudahan intervensinya akan tepat sasaran kirakira begitu jadi memang sejauh itu memang ada selisih data dan itu menjadi masalah,” ujarnya.

Terkait stunting, saat ini Pemkot Bandung telah menetapkan target penurunan prevalansi stunting diangka 14 persen.

Untuk mencapai target tersebut Pemkot telah menelurkan 88 inovasi yang tersebar di 29 perangkat daerah, 30 kecamatan dan 29 kewilayahan. Selain itu, Pemkot Bandung juga telah memakai sistem informasi stunting dengan aplikasi e-Penting.

“Kita juga melakukan pencegahan stunting baru dengan berbagai program,” katanya.

Untuk pengolahan sampah, Pemkot juga telah melakukan edukasi pengolahan sampah mandiri kepada masyarakat mulai dari hulu hingga ke hilir serta melakukan pemberdayaan rumah magot di 30 kecamatan dan 151 Kelurahan.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, untuk menyelesaikan berbagai persoalan kota, perlu adanya lompatan kinerja pembangunan yang signifikan.

“Mulailah dengan target yang progresif. Indikator makro Kota Bandung harus ditingkatkan kualitasnya dan itu harus dilompatkan. Bagaimana harus melompatkan kinerja,” katanya.

Ia menyebut, Kota Bandung harus menjadi percontohan seluruh kabupaten kota lainnya di Jawa Barat dengan berbagai capaian kinerja yang optimal dan progresif.

“Kami mulai dari Kota Bandung sebagai role model. Pak Gubernur akan berkeliling memberikan arahan dan guideline teknis. Target kami untuk Kabupaten kota Jawa Barat adalah efektifnya capaian indikator makro pembangunan,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB