Tidak Punya Kasus Kredit, bjb syariah Raih Penghargaan Service Excellence Awards 2019

- Penulis

Selasa, 23 Juli 2019 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Bank bjb syariah sebagai BPD syariah pertama di Indonesia dengan reputasi dan kinerja positif tanpa kasus kredit, selalu menarik perhatian publik dengan seringnya mendapatkan penghargaan dari banyak gelaran.

Penghargaan yang diterima bjb syariah adalah bukti bahwa bank yang menargetkan laba tahun 2019 sebesar 50 miliar ini telah memberikan pelayanan perbankan syariah terbaik dan menjadi Mitra Amanah Usaha Maslahah bagi Sobat Maslahah.⁣⁣

bjb syariah sebagai bank tanpa kasus kredit, mendapat amanah berupa penghargaan peringkat 2 sebagai Best Telephone Shariah Commercial Bank pada gelaran Infobank 16th Banking Service Excellence Awards 2019 yang diselenggarakan Majalah Infobank di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada Juni 2019.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan tersebut adalah penghargaan prestisius bagi bank bjb syariah karena diberikan kepada 29 bank yang merupakan bank ternama di Indonesia baik umum maupun syariah.

Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank bekerjasama dengan Marketing Research Indonesia (MRI) sebagai bentuk apresiasi kepada bank-bank yang telah berhasil memberikan layanan terbaik (service excellence) kepada nasabahnya serta berhasil meningkatkan peran teknologi dalam menunjang keselarasan antara front stage dan back stage.

Direktur Biro Riset Infobank Eko B. Supriyanto menjelaskan, ke-29 bank yang berhasil memberikan servis terbaik kepada nasabahnya itu, dalam pandangan Biro Riset Infobank, adalah bank-bank yang siap menghadapi shifting dari layanan konvensional ke digital.

“Di zaman electronic and digital banking seperti sekarang ini, setidaknya bank harus bisa melayani lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, dan lebih aman. Maka dari itu, service quality diarahkan kepada empat hal tersebut. Itulah yang membedakan dengan financial technology,” ungkap Eko beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, ke depannya, servis secara fisik perlu reorientasi dengan terjadinya perubahan perilaku dan ekspektasi customer milenial.

“Kita tidak bisa bertumpu pada paradigma lama,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB