Warga Miskin Nikmati Listrik Tahun Ini

- Penulis

Minggu, 9 Februari 2020 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Setelah 21.094 keluarga miskin Jabar mendapatkan fasilitas pemasangan listrik gratis pada 2019, Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat kembali menargetkan 20.000 keluarga miskin Jabar.

Penentuan keluarga yang akan mendapatkan fasilitas pemasangan listrik gratis dilakukan dengan cara merujuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Jabar. Kemudian, masyarakat yang berada di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) tidak luput dari perhatian Dinas ESDM.

Kepala Bidang Ketenagalistrikan ESDM Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, fasilitas pemasangan listrik gratis dalam bentuk listrik konvensional (program PLN) maupun energi terbarukan yang salah satunya adalah Listrik Mandiri Rakyat (Limar).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Limar itu semacam listrik dari baterai. Ini sudah dikembangkan. Limar dipasang di wilayah yang mana PLN tidak bisa masuk. Maka kita share kepada program-program non-PLN. Nanti listrik bersumber pada baterai. Kami pun akan memberi genset. Setiap lima hari, baterai dicas,” kata Ai Jumat (7/02/2020).

Menurut Ai, rasio elektrifikasi Jabar mencapai 99,9 persen. Angka tersebut memenuhi target rasio elektrifikasi nasional. Meski begitu, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri ESDM pada awal 2019, 256.058 keluarga di Jabar belum teraliri listrik. Jumlah itu belum dikurangi 21.094 keluarga yang sudah mendapat pemasangan listrik gratis 2019.

Dengan demikian, jumlah keluarga Jabar yang belum teraliri listrik pada awal 2020, yakni 234.964 keluarga. Keluarga yang belum teraliri listrik ini dominan berada di daerah yang sulit diakses PLN. ***

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB