Yadi : Atlet Harus Pandai Memanfaatkan Bonus Peparnas

- Penulis

Jumat, 7 Februari 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONUS : Atlet angkat berat Ilham Wahyudi peraih medali emas Peparnas dan Dadan Nuryana pelatih tenismeja asal Kota Bandung saat menandatangani  berkas penerimaan Bonus Peparnas di Gedung Dispora Jawa Barat.

BONUS : Atlet angkat berat Ilham Wahyudi peraih medali emas Peparnas dan Dadan Nuryana pelatih tenismeja asal Kota Bandung saat menandatangani berkas penerimaan Bonus Peparnas di Gedung Dispora Jawa Barat.

BANDUNG, PelitaJabar – Pandai berhemat dan kalau bisa buka usaha. Sehingga uang jelas peruntukkannya untuk masa depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum National Paralympik Committe Indonesia (NPCI) Kota Bandung Yadi Sofyan, kepada PJ Jumat 7 Februari 2025 di sela penandatanganan bonus serta penyerahan piagam penghargaan Peparnas dari Pemrov Jabar yang ditandatangani Pj Gubernur Bei Macmudin di Kompleks Olahraga Arcamanik, Bandung.

“Saya harus sampaikan ini kepada para atlet dan pelatih yang menerima bonus dari Pemerintah Provinsi (Pengprov) Jawa Barat atas prestasi mereka di Pekan Paralympik Nasional (Peparnas) XVII di Solo,”kata Yadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atlet catur Nasional ini melanjutkan, nilai bonus yang diterima atlet dan pelatih dari NPCI Kota Bandung di Peparnas cukup besar.

Bahkan ada atlet yang menerima ratusan juta dan mendekati 1 Milyar yang mendapat bonus, — karena memang berhasil meraih medali di beberapa nomor dipertandingkan yamg diikutinya.

“Jumlah yang sangat besar. Yang namanya uang jika tidak pandai mengelolanya, pasti habis begitu saja. Jadi saya himbau khususnya atlet dan pelatih asal NPCI Kota Bandung untuk bisa mengelola uang bonus yang mereka terima,” ingat Yadi.

Banyak hal-hal yang bisa dilakukan kata Yadi agar dapat memanfaatkan bonus yang diterima dari Pemprov Jabar.

“Tabung dan buatlah usaha bisa dengan mengembangkan UMKM yaitu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Pokoknya bagaimana uang itu bisa berputar dan menghasilkan, dari pada habis “teu puguh”, tambahnya.

Menjadi atlet dan berprestasi itu kata Yadi tidak selalu bersahabat dengan atlet. Ada masanya karena faktor usia, produktifitas untuk berprestasi pasti akan berpengaruh.

“Terkhusus untuk atlet yang sudah memasuki masa tak subur lagi meraih prestasi. Atau tidak produktif lagi karena munculnya atlet muda sebagai saingan. Saya minta untuk pandai-pandailah mengatur keuangan demi masa depan. Jangan akhir dari perjalanan prestasi olahraganya mengalami kehidupan yang tidak layak sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Yadi yakin jika atlet dan pelatih Kota Bandung akan pandai mengelola keuangan dari bonus yang didapatkan.

“Saya percaya pada atlet Kota Bandung. Dan saya tidak mau mendengar adanya atlet kota Bandung yang gagal mengelola bonus yang didapatkannya saya percaya itu,” pungkas Yadi. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB