Jabar Siap Fasilitasi Tes Masif Institusi Pendidikan

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2020 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) siap memfasilitasi tes masif bagi institusi pendidikan kenegaraan.

“Apa saja kebutuhannya, kami gugus tugas siap memfasilitasi selama masuk teritorial Jabar semua boleh tersentuh dukungan kami. Itulah kenapa dalam situasi seperti ini yang dibutuhkan adalah fasilitas pengetesan COVID-19,” jelas  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil usai memberikan pembekalan kepemimpinan institusi pendidikan kenegaraan di Kota Bandung, Jumat (17/07/2020).

Kang Emil menyatakan, sejumlah perguruan tinggi di Jabar konsisten melahirkan inovasi dalam penanganan COVID-19. Selain alat bantu pernapasan, ventilator, inovasi alat pengetesan COVID-19 pun intens dikembangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Universitas Padjadjaran (Unpad) misalnya mengembangkan Deteksi CePAD atau Rapid Test 2.0.Rapid test COVID-19 yang umum mendeteksi antibodi, dan Deteksi CePAD ini mendeteksi antigen. Maka, Deteksi CePAD dapat mendeteksi virus lebih cepat, karena tidak perlu menunggu pembentukan antibodi saat tubuh terinfeksi virus.

“Satu kelebihan Jabar yang saya banggakan semua industri teknologi berkumpul di sini dan disaat pandemi ini mereka memproduksi alat perang melawan COVID-19 seperti produksi ventilator, PCR, APD dan alat rapid test,” ucapnya.

Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI Dedy Permadi melaporkan, terdapat 170 siswa di institusi pendidikan kenegaraan yang dipimpinnya. Rinciannya, 74 siswa dari TNI AD, 39 TNI AL, 36 TNI AU, 17 kepolisian, dan 4 siswa dari luar negeri. Sebelum menjalani proses pendidikan, semua siswa menjalani rapid test dan hasilnya nonreaktif.

“Namun, pada saat datang ke sini, kami tes lagi dengan metode PCR yang difasilitasi oleh Gugus Tugas Jabar. Ada enam orang terkonfirmasi positif COVID-19,” ucap Dedy.

Dikatakan, siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19, sudah mendapat penanganan sesuai protokol kesehatan. Saat ini, tiga di antaranya sudah dinyatakan negatif. Sementara tiga siswa lainnya dirawat di dua rumah sakit di Kota Bandung. Rls

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB