BANDUNG, PelitaJabar – Ketua Harian KONI Jabar Arief Prayitno menaruh perhatian besar pada dominasi Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Dirinya optimistis, tradisi juara umum dapat kembali dipertahankan pada PON mendatang di NTT-NTB 2028
“Kemarin kita sudah “Hattric” di PON Sumut-Aceh 2024. Sekarang targetnya “Quat-trick” atau Juara Unum keempat berturut-turut harus tercapai,” ujar Arief Jumat 17 April 2026 di Bandung.
Optimisme tersebut didukung kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki Jawa Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menilai, jumlah atlet yang melimpah serta kualitas yang terus berkembang menjadi modal utama dalam meraih prestasi tersebut.
“Dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) , kita punya banyak atlet yang potensial, berkualitas dan siap bersaing,” ucapnya.
Hanya saja, faktor pendanaan menjadi salah satu aspek krusial guna mendukung target tersebut.
“Saya berharap alokasi anggaran dapat kembali optimal seperti periode sebelumnya. Kalau anggaran itu ada seperti dulu, saya kira akan sangat mencukupi untuk mendukung program pembinaan,” paparnya.
Dukungan anggaran yang memadai tidak hanya berdampak pada program.
“Dengan anggaran yang baik, tentu ada kepuasan bagi pengurus, pelatih, dan atlet dalam menjalankan program,” tambah Jenderal (Purn) bintang satu ini.
Arief mengaku memahami tantangan yang dihadapi saat mengikuti ajang besar seperti PON.
Selaku Ketua Umum Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Arief pun berkomitmen meraih prestasi terbaik.
“Saya pengurus KONI Jabar. Jadi paham bagaimana menghadapi turnamen seperti PON. Itu jadi dasar dalam menentukan target dan langkah ke depan,” tambahnya.
Fokus utama organisasi jangka pendek adalah menyukseskan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) secara optimal.
“Harapan saya Porprov berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Itu yang paling utama,” harapnya.
Porprov tidak sekadar ajang kompetisi olahraga antar daerah, melainkan memiliki peran strategis sebagai sarana penjaringan atlet potensial.
“Porprov itu merupakan batu loncatan untuk mendapatkan atlet berprestasi menuju PON,” ucapnya.
Pada program jangka panjang, PORLASI Jawa Barat menargetkan peningkatan prestasi pada ajang PON.
Capaian dua medali emas pada edisi sebelumnya menjadi tolok ukur yang ingin dipertahankan, bahkan ditingkatkan.
“Target jangka panjangnya, minimal dua medali emas bisa bertahan, atau kalau memungkinkan meningkat jadi tiga sampai empat emas,” pungkasnya. Joel








