Kunjungi Banyumas, Soal Sampah Oded Akan Terapkan Teknologi Pyrolisis

- Penulis

Jumat, 26 Februari 2021 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kota Bandung berencana mengadopsi pola pengelolaan sampah ala Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Kota berjuluk satria itu memadukan pengelolaan sampah dari mulai pemilahan, pencacahan, hingga menghabisi residunya dengan metode pyrolisis.

Teknologi pyrolisis digunakan pada tahap akhir pengolahan sampah dengan membakar membakar residu sampah hasil pemilahan yang dilakukan kelompok swadaya masyarakat. Sisa sampah tersebut dibakar menggunakan suhu tinggi mencapai 950 derajat celsius.

“Tempat Pengolahan Sampah di Banyumas ini cukup komprehensif, cukup bagus. Sedang dipikirkan kalau bisa pola seperti di sini diterapkan di Bandung,” jelas Walikota Bandung Oded M Danial di sela kunjungan ke TPS Terpadu Kedungrandu, Kabupatan Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (25/02/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu diketahui, Kabupaten Banyumas juga mempunyai permasalahan serupa Kota Bandung terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Bahkan tahun ini merupakan tahun terakhir bagi mereka menggunakan TPA yang ada.

Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Banyumas membuat hanggar-hanggar besar sebagai pusat pengolahan sampah dengan memberdayakan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Timbunan sampah dipilah, sebagian dibuat kompos, sebagian lainnya dimanfaatkan untuk budidaya magot, sampah anorganik dikelola sehingga bernilai ekonomi, dan lain-lain.

“Karena Bandung punya beberapa (lahan) bekas TPA atau TPS-TPS besar, konsep pengelolaan sampah terpadu yang diakhiri dengan teknologi pyrolisis (memungkinkan) untuk diaplikasikan,” ujar Oded.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, Junaidi mengatakan, pyrolisis merupakan senjata pamungkas pengolahan sampah. Sampah tidak bisa diolah lagi, dibakar menggunakan mesin pyrolisis.

“Pengalaman dua bulan, kami memadukan konsep pengolahan sampah dengan pyrolisis. Dari 25 kubik sampah setelah dicacah tinggal 2 kubik. Residunya kemudian dibakar dan hanya memerlukan waktu 2 jam dengan bahan bakar 30 liter,” jelasnya.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengaku terlibat langsung hingga teknis pengembangan pengolahan sampah di daerahnya termasuk mesin pyrolisis. Ia bahkan mengawal hingga keluar izin penggunaan teknologi tersebut dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Sebanyak 21 hanggar pengolahan sampah terpadu dibangun sembari mencari teknologi yang tepat untuk mengelola sekitar 200 truk timbunan sampah per harinya.

“Setelah menggalakkan hanggar pengolahan sampah terpadu dengan ada KSM di dalamnya. Timbunan residu sampah tinggal 93 truk per hari. Sebagiannya kami bakar dengan teknologi pyrolisis,” pungkas Alumni ITB Teknik Sipil itu. Rls

Komentari

Berita Terkait

Kebutuhan Mendesak, Komisi I Usulkan Perubahan Kedua Raperda No 8 Tahun 2012
Bang Jae Minta Klub Tak Hanya Ikut Kompetisi, Namun Juga Berbenah
Bekasi Janjikan Pelayanan Terbaik di Porprov 2026
Prof Budiana Sebut Hitungan Mundur Cermin Kesiapan Daerah di Porprov XV Jabar
Penyesuaian Rute KA 398, Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak
PGSI Jabar Gelar Open Bandung Utama & KU
Tak Hanya Bergengsi, Erwin Sebut ITN Open Jadi Evaluasi Latihan
R. Darwin Kembali Nakhodai Pengprov PSAWI Jabar

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

Kebutuhan Mendesak, Komisi I Usulkan Perubahan Kedua Raperda No 8 Tahun 2012

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:26 WIB

Bang Jae Minta Klub Tak Hanya Ikut Kompetisi, Namun Juga Berbenah

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:04 WIB

Bekasi Janjikan Pelayanan Terbaik di Porprov 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 18:56 WIB

Prof Budiana Sebut Hitungan Mundur Cermin Kesiapan Daerah di Porprov XV Jabar

Senin, 2 Februari 2026 - 15:41 WIB

Penyesuaian Rute KA 398, Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, saat hitung mundur Porprov XV 2026 di Plaza Patriot Candrabhaga Bekasi. PJ/Dok

DAERAH

Bekasi Janjikan Pelayanan Terbaik di Porprov 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:04 WIB