Dadan Tri Yudianto, Ingatkan Kaum Milenial Untuk Berdikari

- Penulis

Jumat, 28 Mei 2021 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Berdiri di atas kaki sendiri atau Berdikari secara ekonomi sebagai salah satu unsur Trisakti Pancasila harus digaungkan lagi agar menjadi dorongan semangat kepada bangsa Indonesia, khususnya para pengusaha milenial.

Berdikari bukan sekadar istilah kosong yang setiap tanggal 1 Juni diperingati bertepatan dengan Hari Kelahiran Pancasila. Namun bagaimana agar menjadi penggerak yang riil dan mendorong para milenial untuk mampu mandiri secara ekonomi tanpa tergantung pada bantuan orang lain.

“Trisakti ini kan lahir dari Pancasila, nah sementara Pancasila kita kenal sebagai falsafah hidup bangsa ini, maka saya pikir sangat relevan apabila dalam situasi seperti saat ini unsur-unsur trisakti dapat menjiwai para milenial. Setidaknya para pengusaha milenial ini dapat berdiri sendiri dan mandiri secara ekonomi,” cetus pengusaha milenial Dadan Tri Yudianto dalam sebuah perbincangan, di Kota Kembang Bandung, Jumat (28/05/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadan mengatakan, kesempatan berusaha sangat terbuka luas. Maka apabila kesempatan tersebut dimanfaatkan secara tepat berarti telah menjalankan salah satu ajaran trisaksi yang dicetuskan proklamator Bangsa, Bung Karno.

Dapat dibayangkan apabila sebagian besar kaum milenial berkomitmen untuk berdikari, maka kemajuan bangsa ini akan terjadi. Ekonomi nasional akan menjadi kuat dan kesenjangan pendapatan akan berkurang karena besarnya pengusaha yang bergerak di berbagai sektor tanpa berharap bantuan dan pertolongan dari pihak manapun.

Begitu juga dengan beban keuangan akan berkurang karena salah satu komponen bangsa sudah mampu mandiri tanpa tergantung bantuan dari negara. Bukan tidak mungkin juga akan mampu memberikan sumbangan bagi bangsa ini keluar dari kemiskinan karena hakikat ajaran Sukarno ini mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan seluruh tumpah darah, Indonesia.

“Saya yakin jika satu komponen bangsa katakan saja kalangan milenialnya yang merupakan populasi terbesar bangsa ini mampu berdikari, maka akan memberikan dampak bagi kemajuan bangsa. Hanya sekarang tinggal kita berusaha menghidupkan ajaran Bung Karno ini dan benar-benar menjadikannya sebagai falsafah hidup sesuai dengan azas Pancasila maka dapat menyangga pilar kehidupan berbangsa,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Berita Terbaru

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB