Kredit bjb Ke Petani Milinel Capai Rp 1,1 Triliun, Uu Hadiri Panen Raya

- Penulis

Senin, 15 November 2021 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, PelitaJabar – Petani Milenial merupakan program unggulan Provinsi Jawa Barat guna mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jabar.

Melalui program ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah keterbatasan tenaga kerja sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan mencapai swasembada pangan.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto, mengatakan bjb menjadi bank utama yang mendukung akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Selain bunga ringan hanya 6 persen, hingga saat ini, total alokasi dana yang dikucurkan untuk program Petani Milenial mencapai Rp1,1 Triliun,’ jelas Widi.

Sementara komoditas padi yang diunggulkan merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat, namun demikian Jabar sendiri masiih mengandalkan pasokan dari daerah lain.

Maka dari itu melalui program Petani Melenial diharapkan Jabar dapat mencapai swasembada beras dengan adanya penambahan jumlah petani dan luas garapan sawah dengan memodernasi usaha pertanian sawah.

Pertama, pemanfaatan mesin combine untuk panen padi.

Kedua, penyiraman cairan pestisida untuk pengendalian Organisme Penganggu Tanaman (OPT) atau hama dengan menggunakan drone. Manfaat dari penggunaan drone ini dapat menghemat waktu penyiraman yang sebelumnya per-10 Ha memakan waktu dua hari menjadi 2-3 jam per-10 Ha sawah.

Salah satu Petani Milenial komoditas padi yang sukses ini adalah Aneul Yaqin.  Pemuda kelahiran 30 Juli 1993 ini merintis usaha pertanian sawah pada 2017 di daerah Banyusari, Kabupaten Karawang.

Yaqin merupakan lulusan UGM dan menjadi pendiri Gapoktan Tani Silih Asuh 1.

Luas sawah yang ia kelola saat ini adalah 65 Ha dengan total pekerja terdiri dari 60 orang petani binaan, 12 petani, dan 30 orang pekerja di penggilingan padi.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan gerakan Petani Milenial Jabar disiapkan untuk bisa meregenerasi petani di tengah masa krisis akibat berkurangnya jumlah petani usia muda.

‘Pemprov Jabar akan terus mengembangkan petani milenial untuk menjawab permasalahan di bidang pertanian, khususnya regenerasi petani,’ kata Uu disela panen raya Petani Milenial komoditas padi di Desa Gembongan, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Senin, 15 Desember 2021.

Dalam panen raya tersebut, turut hadir Pemimpin Divisi UMKM bank bjb Denny Mulyadi, Pimpinan Cabang bjb Karawang Arfandy, Kabiro Perekonomian Setda Provinsi Jabar Benny Bachtiar, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dadan Hidayat serta Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh. ***

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB