Ridwan Kamil, Mending Beli Produk Anak Bangsa

- Penulis

Rabu, 31 Oktober 2018 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Gubernur Jawa-Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, dibanding negara asing, kita masih jauh tertinggal. Dari peralatan pertanian saja, seperti memisahkan padi dari batangnya, para petani kita masih manual, sementara para petani di India maupun Jepang, sudah menggunakan mesin.

“Mungkin BUMN kita seperti Pindad, PT Len bisa mengembangkan mesin untuk membersihkan Sungai Citarum, atau alat pemotong padi. Kalau sudah ada, kita beli, lalu kita bagikan kepada para petani. Daripada beli dari Tiongkok, mending gunakan produk anak bangsa,” jelas Emil di acara Excelen: Inovasi untuk Negeri, peluncuran produk-produk inovasi Len Industri dan pelepasan produk ekspor dari PT Pindad, PT Dahana dan PT Bio Farma di kantor PT Len Industri Jalan Soekarno Hatta Bandung, Rabu (31/10) yang dihadiri Menteri BUMN Rini Sumarno.

Mantan Walikota Bandung ini melanjutkan, saat ke Jepang, dia melihat para petani kopi memilah kopi sesuai warnanya dengan mesin. Sedangkan petani kopi di Jabar, masih perasan. Padahal kopi Jabar sangat terkenal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap, BUMN yang ada di Jabar, bisa mendatangkan manfaat untuk rayat Jabar. Karena itu saya bersedia mempromosikan produk-produk BUMN ke berbagai negara, disamping saya sering kedatangan Dubes dari berbagai negara, mereka juga mengundang ke negera-negera mereka, saya siap jadi salesnya,” ujar Emil.

Menteri BUMN Rini Sumarno, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin dan Gubernur Jawa-Barat Ridwan Kamil saat berfoto bersama di acara Excelen: Inovasi Untuk Negeri di PT Len Industri (Persero), Jalan Soekarno Hatta Bandung, Rabu (31/10). PJ-Mal

Sementara Direktur PT Len Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin menjelaskan, pendapatan dan laba yang diperoleh PT Len selama 2017, lebih besar daripada pencapaian. Tahun lalu (2017), nilai income Rp 4,2 triliun. Sedangkan laba selama 2017 senilai Rp 61,23 miliar.

“Tahun ini kami mencanangkan nilai income triple digit. Kami optimistis mampu merealisasikan target itu. Selain  terlibat dalam beberapa kontrak proyek pembangunan, kita juga mengerjakan beberapa proyek di negara Eropa,” pungkasnya.

Senada, Direktur Keuangan PT Len Industri (Persero), Priadi Ekatama Sahari mengatakan, pihaknya menargetkan pendapatan tahun ini sebesar Rp 4,2 triliun. Prognosanya, sebesar Rp 4,9 triliun. Target laba 2018 Rp 118 miliar, dan prognosa laba Rp 120 miliar.

“Hingga September 2018, realisasi income mendekati target, yakni Rp 3,4 triliun. Pada periode itu kami mencatat realiasi laba sebesar Rp 90,4 miliar,” tutupnya.

Excelen: Inovasi untuk Negeri merupakan sebuah persembahan penerus bangsa untuk Indonesia. Menteri BUMN Rini Soemarno meluncurkan produk-produk inovasi Len Industri dan melakukan pelepasan produk ekspor dari PT Pindad, PT Dahana dan PT Bio Farma yang merupakan bagian dari sinergi BUMN untuk membangun negeri. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya
Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Jaring Mitra, Pemkot Gelar Market Sounding Bandung Zoo
Telkomsel Jabar Catat RAFI 2026 Payload Trafik Data Capai 5,82 Petabyte
Harga Plastik Melonjak 4 Kali Lipat, Farhan Ajak Warga Bawa Wadah Sendiri

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 21:41 WIB

Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Selasa, 14 April 2026 - 18:57 WIB

Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WIB

Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Senin, 13 April 2026 - 17:11 WIB

Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB