Bangun Masyarakat Humanis dan Agamis, Pemkot Bandung Lakukan Ini

- Penulis

Jumat, 21 Januari 2022 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Untuk membangun masyarakat humanis dan agamis, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar pertemuan rutin dengan tokoh-tokoh agama, salah satunya dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung.

Melalui forum ini, MUI Kota Bandung memaparkan beberapa program terkait menjadikan Bandung sebagai kota agamis di tahun 2023.

‘Program Bandung Agamis juga merupakan salah satu janji visi dan misi almarhum Mang Oded dan saya di periode 2018-2023. Sehingga, tentu kami akan sangat mendukung program ini berlangsung,’ ujar Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balkot Senin 17 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, makna dari Bandung Agamis ini bukan hanya berbicara tentang Islam, tapi seluruh aspek keagamaan yang diakui oleh Pemkot Bandung

Untuk itu, perlu kerja sama semua pihak, mulai dari tokoh agama hingga masyarakat Kota Bandung.

‘Setiap dua bulan sekali rutin bertemu dengan para pemuka agama. Berdiskusi tentang langkah-langkah apa yang bisa dikolaborasikan untuk mewujudkan Bandung Agamis 2023,’ papar Yana.

Yana juga menyatakan, jika ia akan selalu berupaya untuk melanjutkan program-program baik yang sudah sejak dulu dilakukan almarhum Mang Oded.

Sedangkan, untuk program bantuan ke masjid-masjid, meski di tengah keterbatasan anggaran sejak masa pandemi, Yana menuturkan, Pemkot Bandung akan terus membantu kegiatan-kegiatan keagamaan melalui program hibah.

‘Meski memang terbatas, tapi alhamdulillah tahun 2021 Pemkot bisa membantu melalui program hibah sekitar Rp3,5 miliar. Lalu, di tahun 2022 ini Insha Allah akan kami tingkatkan menjadi Rp4 miliar,’ ucap Yana.

Miftah mengatakan, MUI selalu berkoordinasi dengan Pemkot Bandung terkait delegasi penceramah ke masjid-masjid di 30 kecamatan se-Kota Bandung.

‘Ada ke 30 kecamatan dan 30 masjid besar. Kami mengumpulkan camat, lurah, dan MUI setempat agar semuanya bergerak untuk menjalankan program pelatihan yang dilakukan setiap hari Jum’at,’ akunya.

Dalam pertemuan silaturahmi ini, Wakil Ketua Umum MUI Kota Bandung, Asep Saeful Muhtadi juga memberikan beberapa contoh program yang telah dikeluarkan Pemkot Bandung.

‘Misalnya, Gerakan Magrib Mengaji untuk masyarakat muslim Kota Bandung. Pemkot Bandung bisa mengeluarkan regulasi berupa semua anak-anak di Bandung kenal dengan kitab suci. Dengan begitu, kita bisa berantas buta huruf Quran di masyarakat sejak dini,’ jelas Asep

Asep menuturkan, besar harapan MUI kepada Pemkot Bandung untuk kembali mewujudkan Bandung Agamis setelah di periode sebelumnya sempat meredup.

‘Pengelolaan Kota Bandung yang memiliki kecenderungan agamis ini sudah lama dilakukan bersama MUI sejak pemerintahan Dada Rosada. Namun, sempat meredup di masa pemerintahan setelahnya. Lalu, bangkit kembali di masa almarhum Mang Oded dan Pak Yana,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB