Kunjungi Bandung, Kabupaten Semarang Belajar Smart City

- Penulis

Selasa, 7 Juni 2022 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang datang ke Bandung untuk bertukar ilmu terkait inovasi tersebut.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut Pemkab Semarang ingin bertukar ilmu dengan Pemkot Bandung terkait smart city dan pelayanan berbasis elektronik.

Upaya ini bertujuan untuk kemajuan wilayah di Kabupaten Semarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami perlu belajar dari Kota Bandung dalam memaksimalkan Smart City dan pelayanan berbasis elektronik,” ujar Ngesti di Pendopo, Selasa 7 Juni 2022.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut terpaan pandemi Covid-19 di sisi lain memberi hikmah bagi Pemkot Bandung. Pasalnya, berbagai inovasi percepatan pelayanan publik semakin ngebut di era pandemi.

“Hal ini merupakan upaya Pemkot Bandung dalam menghadirkan pelayanan cepat, namun tanpa perlu tatap muka,” ujar Yana.

Secara teknis, upaya digitalisasi pelayanan publik ini hadir melalui ratusan aplikasi layanan masyarakat milik Pemkot Bandung.

Kata Yana, ke depannya, Pemkot Bandung akan terus mengintegrasikan aplikasi-aplikasi tersebut agar lebih mudah dan cepat untuk dijangkau masyarakat.

Ia juga menyebut, Kota Bandung masih terus berproses dalam menghadirkan pelayanan maksimal.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana. mengungkapkan, saat ini program Smart City di Kota Bandung masih jadi salah satu yang terbaik di Indonesia.

Hasil ini didapat berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI).

Dari 100 smart city, Bandung meraih skor akhir 3,71 dengan tingkat improvement 0,37.

Terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Yayan menyebut Pemkot Bandung akan terus melakukan akselerasi dengan mengintegrasikan aplikasi-aplikasi pelayanan publik yang sudah ada.

“Per tahunnya kami targetkan ada 10 aplikasi yang diintegrasikan,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB