Per Hari Produksi 1600 Ton Sampah, Ratusan Warga Kota Bandung Olah Sampah

- Penulis

Senin, 22 Mei 2023 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Persoalan sampah akan tuntas jika masyarakat ikut terlibat aktif. Dengan produksi 1600 ton sampah per hari, tentunya membuat kewalahan Pemerintah Kota Bandung.

Karena itu, bersama 300 warga dari seluruh RW di satuan wilayah kerja (SWK) Ujungberung dan Arcamanik (Ubermanik), menyelaraskan sudut pandang menyelesaikan sampah mulai dari rumah masing-masing.

SWK Ubermanik terdiri dari tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Antapani, Arcamanik, Cibiru, Mandalajati, Ujungberung, Cinambo, dan Panyileukan dan 29 kelurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Kami ingin brainstorming, berdiskusi mengatasi masalah dengan cara lain. Sampah ini bisa jadi masalah yang besar dan berbahaya jika tidak diselesaikan dengan baik. Jangan sampai kasus Leuwigajah terulang kembali. Kalau dengan pola seperti itu terus, alam ini terbatas,” papar Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna dalam Sosialisasi Kang Pisman di SOR Arcamanik, Minggu 21 Mei 2023.

Ia berharap, dengan rutinnya sosialisasi Kang Pisman bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dan menyelesaikan sampah sampai di rumah saja. Sehingga tidak ada lagi sampah yang bisa diolah terbuang ke TPA.

“Kita ingin menjadikan kota ini sebagai superteam. Sebab peran masyarakat sangat strategis dan luar biasa. Kita hanya punya 135 TPS untuk menampung 1.600 ton sampah. Bahkan saya dengar di Cibiru tidak ada TPS,” katanya.

Kepala DLKH Kota Bandung, Dudy Prayudi mengatakan, setelah Lebaran Kota Bandung hanya bisa mengangkut sampah sebanyak 1 ritasi. Padahal biasanya 2-3 ritasi. Ini yang mengakibatkan penumpukan sampah terjadi belakangan kemarin.

“Tapi, alhamdulillah per Selasa, 16 Mei 2023 TPA Sarimukti sudah kembali membuka dua zona yakni zona 1 dan 2. Ritasi kita bisa sampai 200 rit atau 2-3 ritasi. Bahkan bisa mencapai 300 rit,” papar Dudy.

Namun, menurutnya ini belum menyelesaikan 100 persen permasalahan sampah di Kota Bandung. Sebab sebenarnya TPA Sarimukti sudah overload. Harusnya hanya ditujukan untuk menampung 1,9 juta meter kubik sampah. Tapi kini kapasitasnya sudah mencapai 15 juta kubik sampah.

“Zona 1 sebenarnya sudah ditutup, tapi karena sampahnya sudah turun, jadi kita paksakan untuk dibuka kembali. Akhir tahun 2023 ini zona 1 akan penuh,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?
Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:27 WIB

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Berita Terbaru

FEATURED

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:27 WIB