Cawalkot Bandung Dandan Fokus Dunia Pendidikan

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Calon Wali Kota (cawalkot) Bandung, akan fokus terhadap dunia pendidikan.

Pasalnya, cawalkot yang punya visi misi menjadikan Bandung ASIK (Agamis, Sejahtera, Inovatif, Kreatif dan Kolaboratif) Dr. Dandan Riza Wardana ingin membenahi persoalan PPDB.

Salah satunya yang kerap dikeluhkan warga adalah soal pendidikan, terutama saat memasuki masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akses pemerataan pendidikan yang berkualitas merupakan isu strategis yang menjadi salah satu prioritas dan perhatian.

“Saya bahkan mendengar bagaimana kegalauan orang tua tentang zonasi sekolah. Jadi kita ingin ada program-program, termasuk di dalamnya bahwa pendidikan ini adalah mensetarakan,” beber Dandan saat menjadi narasumber Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani, No. 262, Bandung, Rabu 2 Oktober 2024.

Menurutnya, zonasi dalam PPDB itu tidak harus hanya diperuntukan di sekolah negeri. Zonasi itu sebenarnya sudah pemberian dari pemerintah pusat dan itu sudah menjadi program.

“Tapi yang paling penting adalah bagaimana pemerintah kota harus bisa mengisi kekosongan, kekurangan dari zonasi ini,” tambahnya.

Dirinya tidak ingin ada orang tua siswa yang merasa diberatkan dan terbebani saat anaknya hanya masuk ke sekolah swasta dan tidak bisa masuk ke sekolah negeri.

“Kita harus bikin lagi ada BOS (Bantuan Operasional Sekolah) daerah. Khusus juga untuk sekolah swasta. Masyarakat juga merasa, ya okelah (bila anaknya harus masuk sekolah swasta),” ungkapnya.

Dandan menyebut jumlah sekolah di setiap kecamatan di Kota Bandung belum merata. Bila harus membangun sekolah baru, itu juga akan dihadapkan terhadap kesiapan penunjang pendidikannya.

“Mungkin bisa sekarang membangun sekolah baru, tetapi kan membangun itu tidak segawayah (gegabah). Kalau misalkan membangun harus mencari tenaga pendidiknya , administrasinya seperti apa, sarana dan prasarananya,” jelasnya.

Kalaupun harus mengadakan sekolah negeri yang baru, kenapa tidak. Karena uang rakyat harus dikembalikan ke rakyat.

“Sekolah swasta bisa murah dengan dibantu oleh pemerintah Kota Bandung. Itu bisa mengobati kegundahan orang tua,” pungkasnya.

Bagi calon wali kota Bandung Dandan Riza Wardana, penyelesaian peningkatan akses pemerataan pendidikan yang berkualitas jadi salah satu dari 11 poin Komitmen yang akan dikerjakan oleh Paslon Dandan-Arif bila memenangkan Pilkada 2024 Kota Bandung. ***

Komentari

Berita Terkait

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata
Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi
Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:05 WIB

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:16 WIB

Peran Crystal Oscillator Dalam Menjaga Stabilitas Frekuensi Sistem Telekomunikasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Berita Terbaru

Farhan saat Siskamling Siaga Bencana. PJ/Dok

FEATURED

Farhan Minta Prakarsa RW Berdampak Nyata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 15:05 WIB

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB