PC PMII Garut Desak Pemda Segera Adaptasi Kebijakan Nasional

- Penulis

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Garut Muhammad Ikhsan Qomarul Hayat, mengomentari pidato Presiden Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan optimisme.

Transisi kepemimpinan ini bukan sekadar seremonial, ini momen krusial yang mengharuskan kita semua mengambil langkah konkret menuju perubahan yang signifikan.

“Harapan tidak akan terwujud tanpa tindakan nyata dari pemerintah. Oleh karena itu, PC PMII Garut menekankan perlunya kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah. Program-program yang dijanjikan harus dirancang dan diimplementasikan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat lokal, terutama yang paling rentan,” ucapnya Senin, 21 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang terjebak dalam kemiskinan, harus menjadi prioritas utama.

Dia menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat Garut sangat kompleks, mulai dari rendahnya akses pendidikan, minimnya lapangan pekerjaan, hingga masalah kesehatan. Jika pemerintah tidak tanggap, pihaknya khawatir Kabupaten Garut akan tertinggal dalam perkembangan nasional, semakin memperlebar kesenjangan sosial yang ada.

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera merespons kebijakan baru dengan langkah-langkah strategis yang berpihak pada rakyat. Ini adalah kesempatan emas untuk memastikan bahwa setiap warga Garut dapat merasakan keadilan dan kesejahteraan yang setara,” ujarnya.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kelompok muda, aktif terlibat dalam pengawasan dan evaluasi kebijakan yang diambil. Partisipasi aktif ini sangat penting agar kebijakan tidak hanya menjadi retorika, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mari kita bangun kesadaran kolektif, agar masa depan Kabupaten Garut ada di tangan kita. Dengan komitmen bersama, kita dapat memastikan transisi ini tidak hanya menjadi sebuah fase, tetapi momentum untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera bagi semua,” pungkasnya. Jang

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB