Profesor Suo Sebut Disrupsi Terjadi 5 Tahun Mendatang

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Usai dilantik sebagai Rektor Telkom University (Tel-U) pada 28 Februari 2025, Rektor Tel-U, Prof. Suo langsung tancap gas.

“Banyak hal baru yang akan kita lakukan dalam 5 tahun kedepan, dimana ada 4 wakil Rektor yang baru kita lantik untuk bisa mempercepat banyak hal, dalam mencapai visi misi di Tel-U sebagai National Excellent Enterpreuner University berbasis AI,” beber Prof. Suo disela Media Gathering di El – Royal Hotel Bandung Rabu 12 Maret 2025.

Guru Besar KUM 1050 ini melanjutkan, pada tahun 2030 mendatang, adalah puncak  disrupsi. Dimana akan ada tiga teknologi besar, seperti A1 generasi empat yang akan sangat cerdas, jaringan internet generasi enam yang bisa 10 ribu kali lebih cepat dari generasi sekarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang ketiga adalah Quantum Computing, teknologi komputer yang bisa mempercepat komputasi yang tadinya satu juta tahun, komputasi yang diperlukan untuk menghasilkan luaran dalam sebuah komputasi, itu bisa dipercepat hanya dalam sekian detik saja.

“Jadi kita bisa bayangkan teman-teman kalau ada GPT Dipstick yang dilatih selama enam bulan dengan komputer server Nvidia sedang ramai itu, kalau digantikan dengan Quantum Computing, terbayang enam bulan menjadi berapa detik kira-kira,” beber penulis buku Maratonan (Bareng Pacar) Cara Asyik Menikmati Disrupsi  AI.

Dikatakan, jikapun ada berita hari ini, dalam sekian milisecond akan terkirim melalui six generation network, lalu diolah oleh AI  dengan analitik yang sangat canggih bebrbasis quatum computing yang sangat cepat, sehingga dalam hitungan milisecond sudah mendapatkan mode AI baru yang luar biasa.

“Itu diperkirakan terjadi pada tahun 2030an. Itu sebuah tantangan yang luar biasa, baik di bidang pendidikan tinggi, dasar dan menegah, kemudian di bidang-bidang lain tentu saja akan mengalami goncangan yang luar biasa, sehingga Telkom University tahun ini sengaja menambahkan National Excellent Enterpreneur University berbasis AI. Kira-kira itu latar belakangnya,” papar Prof. Suo.

Selain itu, Telkom University juga aktif memperluas jaringan riset melalui Indonesian Artificial Intelligence Research Consortium (IARC), yang melibatkan berbagai perguruan tinggi guna mempercepat inovasi berbasis AI. ***

 

 

Komentari

Berita Terkait

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?
Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:27 WIB

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Berita Terbaru

FEATURED

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:27 WIB