BANDUNG, PelitaJabar – Tim sepalakbola putra Special Olympics (SO) Indonesia berhasil menghentikan perlawanan SO Vietnam 5-2 dalam pertandingan lanjutan Southeast Asia Football Competition 2025, di Stadion Sidolig, Bandung Kamis 13 November 2025. Keberhasilan tim SO putra B tidak diikuti tim putra SO A yang dikalahkan tim SO Bangladesh dengan skor 2-1.
Pada pertandingan lainnta dibagian putri, SO Bangladesh meredam perlawanan SO Thailand 4-2.
Saat mengalahkan tim SO Vietnam, tim sepakbola putra SO Indonesia B menurunkan formasi pemain terbaiknya Hanif Nurkholis, Jumali Ardiansyah, M. Diki Rehan Sandi, Prayoga Rizki Ramadhan, Reisal Meifani Permana, Robby Rohmaul Udma dan Teguh Pradipa Kirana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan tim putra SO Indonesia B yang kompak agaknya menjadi momok menakutkan bagi lawannya tim SO Vietnam.
Berkali-kali serangan yang dibangun tim putra SO Indonesia B sempat mengancam ke daerah pertahanan Vietnam.
Anak-anak tim putra SO Indonesia B yang bermain taktis dengan kerjasama yang apik mampu menekan Vietnam hingga menyelesaikan pertandingan dengan skor 5-2.
Dibagian putri, SO Indonesia B menurunkan pemain-pemain terbaiknya Daifa (Penjaga gawang), Putri, Syifa (belakang), Fixa, Alexia (tengah), Susi , Asyifa (depan) membungkam tim putri SO Filipina dengan angka telak 5-1.
Dibagian putra lainnya tim SO Malaysia tidak berkutik saat menghadapi tim asal Asia Selatan SO Bangladesh dan menyerah 0-3.
Pada pertandingan lainnya tim putra SO Thailand mampu mengimbangi permainan tim putra SO Vietnam dan menyerah 0-4. Kemenangan lainnya dicatat pula tim putra SO Bangladesh saat menaklukkan SO Malaysia 3-0.
Di Divisi 2, tim putra SO Indonesia B berada dipuncak klasemen dengan nilai 6. Nilai yang sama dicatat pula SO Thailand.
Kendati demikia tim putra SO Indonesia B unggul dalam jumlah pertandingan, yaitu 2 pertandingan. Sementara tim putra SO Thailand 3 pertandingan.
Sementara di Divisi 1 Putra, tim SO Indonesia A berada diurutan ketiga klasemen dibawah Bangladesh dan Malaysia.
Di Divisi 2 putri, Indonesia B berada dipuncak klasemen dengan nilai 9. Disusul SO Indonesia (A) dengan nilai 3 dan tim putri SO Filipina dengan nilai 0.
Sebanyak 8 pertandingan digelar dihari ketiga Special Olympics Southeast Asia Football Competition 2025.
“Alhamdulilah dengan komposisi pemain seadanya dan persiapan yang kurang maksimal, anak-anak mampu memanfaatkan pertandingan,” jelas Pelatih tim putri SO Indonesia B Arip Maolana sembari tersenyum senang.
Dikatakan, dengan strategi yang baik ditunjang kondisi anak-anak yang bagus akhirnya bisa mengimbangi kekuatan lawan-lawannya.
“Sejauh ini lawan yang dinilai berat datang dari Bangladesh. Mesk demikian saya merasa lega karena semua pertandingan bisa diakhiri dengan hasil maksimal,” tambahnya.
Disinggung soal target tentu pihaknya mengejar juara.
“Jumat 14 November kami harus mampu mengalahkan Filipina. Mohon doanya,” ujar Arip.
Sementara kesulitan saat pertandingan, dengan karakter anak-anak spesial, harus memberitahu berkali-kali.
“Tidak bisa satu kali memberikan arahan, harus berulang-ulang. Persiapan kita hanya berlatih satu bulan sekali ditambah training centre (TC) dua hari.” pungkasnya. Joel









