Baru Bebas, Tertangkap Lagi Saat Mencuri Motor Di Kampus Ternama

- Penulis

Kamis, 5 September 2019 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Kehidupan setelah dipenjara, tak membuat jera AC (48), seorang residivis kasus curanmor yang tertangkap melakukan aksinya di Parkiran Kampus ternama di Bandung.

Tim unit Reskrim Polsek Coblong berhasil meringkus AC yang kerap beraksi di tempat parkir kampus perguruan tinggi.

Kapolsek Coblong AKP Auliya Rifqie A Djabar mengatakan, tersangka Acep merupakan residivis kejahatan sama, yakni pencurian motor. Dia telah beberapa kali menghuni lembaga pemasyarakatan (lapas). Bahkan, saat beraksi dan kembali ditangkap polisi, AC baru saja bebas dari penjara dan wajib lapor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tetapi, penjara tak membuat AC jera. Dia kembali ke dunia hitam, melakukan pencurian. Selama Agustus Ada tiga laporan kasus pencurian yang dilakukan oleh AC,” jelas Kapolsek Coblong, Kamis (5/9).

Tiga laporan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di tiga tempat, yaitu, kampus ITB, Unpad, dan RS Hasan Sadikin Bandung.

“Atas dasar laporan itu dan instruksi Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, Unit Reskrim Polsek Coblong melakukan penyelidikan. Hasilnya diketahui, pencurian itu dilakukan oleh tersangka AC,” ujar Kapolsek.

Anggota, tutur Auliya, mendapatkan informasi tersangka Acep terlihat di Kampus ITB, Jalan Ganesha.

“Pelaku AC beraksi bersama temannya. Tetapi AC yang berhasil kami tangkap. Sedangkan temannya buron,” ujar Kapolsek.

Dari tangan tersangka AC, tutur Auliya, pihaknya berhasil mengamankan lima unit motor hasil curian, Honda Beat putih nopol D 5505 ABN, Honda Beat hitam nopol B 4468 KLB, Honda Beat Street hitam nopol D 4219 SAT, Yamaha Mio kuning nopol D 5992 MS, dan Honda Vario hitam nopol D 2531 UAN.

“Selain itu, kami mengamankan alat kejahatan, dua obeng, satu palu, satu buah kunci Leter L dan dua anak kuncinya, serta dua pelat nomor palsu,” paparnya.

Modus operandi pelaku AC, ungkap Kapolsek, setiap beraksi selain membawa kunci leter T atau astag, leter L, dia juga membawa pelat nomor polisi palsu.

“Dia (tersangka AC) sudah beraksi mencuri motor 10 tahun terakhir. AC merupakan residivis curanmor. Setelah bebas dari penjara, dalam satu bulan terakhir setidaknya dia sudah tiga mencuri motor,” ungkap Kapolsek.

“Untuk curanmor kali ini tersangka AC dijerat Pasal 363 ayat (1) huruf ke 5(e) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. Rief

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB