Atlet Persambi Petik Pengalaman di Event ‘World Youth and Junior Sambo Championship’

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para atlet Sambo Jabar yang turun di Kejuaraan Dunia World Youth & Junior Sambo

Para atlet Sambo Jabar yang turun di Kejuaraan Dunia World Youth & Junior Sambo" Championship" 2025. PJ/Joel

BANDUNG, PelitaJabar  – Para atlet sambo Jawa Barat memetik pengalaman berharga di ajang “World Youth & Junior Sambo” Championship” yang berlangsung di JSI Megamendung, Bogor.

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Jawa Barat Irpan Akmal, MPd menyebutkan, pada Kejuaraan dunia itu Jawa Barat mengikutsertakan 8 atlet didamping seorng pelatih.

“Dari awal kita memang tidak memasang target, karena kita tahu lawan-lawan yang akan dihadapi cukup tangguh,” kata Irpan menjawab PJ Rabu 8 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena pihaknya tak ingin membebani para atlet.

“Selaku Ketua Umum Sambo Jabar tidak mau membebani target. Kami hanya berharap anak-anak bisa masuk pada babak ke-2 saja,” kata Bang Irpan.

Tercatat 34 negara peserta turut ambil bagian pada Kejuaraan dunia sambo itu. Rata-rata dari negara Eropa Timur pecahan Soviet.

Secara tehnik diakui, para atlet luar memiliki kelebihan signifikan.

“Bagi atlet Sambo Jawa Barat, ini merupakan motivasi mereka. Paling tidak menambah jam terbang dan pengalaman bertanding para atlet di kancah Internasional,” ucap Bang Irpan.

Pada Kejuaraan Dunia Sambo yang berlangsung 3 -5 Oktober lalu itu, atlet Jabar kalah di babak pertama .

“Tapi secara teknik bantingan para atlit Jabar dapat memimpin poin. Hanya kalah saat detik-detik terakhir dengan patahan tangan, itu saja. Jadi memang harus ditingkatkan jam terbang mereka di level-level pertandingan Internasional ini,” paparnya.

Para atlet yang ikut Kejuaraan dunia Sambo itu, dipastikan menjadi tim PON Beladiri di Kudus 11- 26 Oktober 2025.

“Mereka adalah Shaqia, Ginaya, Giancarla, Rizki, M reivan, Reihan, Rafi dan Lionel didampingi pelatih Yusni Yohan,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB