Audiensi Petani Nanas, Komisi II Minta PTPN VIII Perhatikan Kebutuhan Masyarakat

- Penulis

Senin, 10 Oktober 2022 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menerima audensi dari Aliansi Penyelamat Petani Nanas Subang yang bertempat di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Senin 10 Oktober 2022.

Dalam audiensinya Ketua Aliansi Penyelamat Petani Nanas Subang Dian Herdiana menyampaikan permasalahan terkait meluasnya alih fungsi lahan garapan petani nanas Subang akibat komersialisasi dilakukan oleh pihak swasta yang bekerja sama dengan PTPN VIII.

Namun dalam permasalahan ini pihaknya hanya ingin ketenangan dan bukan untuk mengakui sisi lahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Kami sebagai warga Subang Selatan mempunyai hak yang sama, kami serahkan dan memohon kepada komisi II DPRD Jabar agar bisa membantu kami,’ sebutnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Jabar Yunandar Eka Perwira mengatakan, nanas adalah salah produk kebanggaan Jawa Barat. Akan tetapi saat ini para petani mengeluhkan tentang masalah lahan dengan PTPN VIII.

‘Sangat disayangkan sekali karena sudah puluhan tahun kita tahu nanas dan petani nanas subang ini adalah bagian dari kehidupan masyarakat Jawa Barat, jadi kalau kemudian dipaksa untuk tidak bisa lagi bertani sangat melanggar hak asasi manusia dan juga menyebabkan terganggunya perekonomian masyarakat,’ tegasnya.

Yunandar mendorong PTPN VIII agar bisa menyatukan persepsi dengan masyarakat dan bisa berfikir logis. Pasalnya, PTPN merupakan milik rakyat yang harus senantiasa membela kepentingan rakyat.

‘Saya kira ini tidak akan merugikan kalau paham, bagaimana caranya membagi porsi antara kebutuhan yang bersifat bisnis dan kebutuhan yang bersifat sosial,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB