Berkat Patlot, Siswa SMAN 1 Cisarua Sabet Juara FIKSI

- Penulis

Selasa, 3 Oktober 2023 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBB, PelitaJabar – Berkat inovasi produk usaha bernama Patlot, Siswa SMAN 1 Cisarua, Elza Nailatussyafa’ah dan Gina Arisa meraih medali emas dengan berhasil menjadi Juara 1 dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2023 pada kategori kriya.

Produk wirausaha ini menjadi kriya wirausaha terbaik se-Indonesia.

Patlot ini bukanlah pensil biasa. Alat tulis ini bisa menumbuhkan tanaman. Keajaiban tersebut, jelas Elza, sebab pensil dapat menyimpan benih tanaman di ujung pensil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga, ketika pensil ini sudah memendek dan tidak bisa lagi dipakai, jangan dibuang, tinggal disimpan di media tanam.

“Dengan disiram berkala, tunggu lima hari maka akan muncul tanaman sayuran atau bunga sesuai nama yang tertera di tutup pensil,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Jln. Kolonel Masturi No. 64, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (3/10/2023).

Sedangkan Gina menuturkan, segmentasi produk tersebut dibuat untuk anak-anak. Ia ingin menunjukkan keajaiban sederhana tersebut sebagai pengalaman menyenangkan bagi anak-anak.

Ia harap, Patlot ini dapat mengurangi waktu menonton anak-anak dengan belajar menulis dan menggambar yang menyenangkan.

Ide ini terinspirasi ketika mereka sedang praktik biologi menanam kecambah. Meskipun sederhana, ada perasaan “wah” dan bangga ketika melihat kecambahnya bertumbuh.

Produk ini dibuat dengan kerja sama dari tiga pihak, yakni Edi Craft sebagai penyedia tutup pensil, Kedai Kayu untuk produksi pensil, dan Cemara Papper sebagai penyedia buku bergambar yang terbuat dari kertas daur ulang. Sehingga, secara nilai fungsi, edukasi, dan ramah lingkungan semuanya terpenuhi.

Gina bercerita, produk usahanya tersebut menerima apresiasi dari dewan juri FIKSI 2023.

“Para juri bilang keren karena sama sekali enggak berpikiran sampai sejauh itu. Mereka memberi saran untuk memberi bibit juga pada media kertasnya,” ungkap siswa kelas XII MIPA 4 ini.

Satu pensil warna dipatok dengan harga tiga ribu rupiah, sedangkan pensil hitam lima ribu rupiah. Adapun buku bergambar dijual dengan harga lima belas ribu rupiah.

“Tapi, bisa juga beli paket box (bundling) full pensil dengan beragam warna, penghapus, penyerut, dan buku bergambar dijual dengan harga 85 ribu rupaih,” tutur siswa yang bercita-cita menjadi pemberdaya masyarakat ini.

Sejak dirilis pada Maret lalu, Patlot telah meraup laba bersih sebesar 2,1 juta rupiah. Jumlah yang menjanjikan untuk bisnis baru seumur jagung ini.

Latih Kesabaran dan Ketekunan

Selain kerja keras, Elza mengatakan kunci keberhasilan dan karakter yang terasah saat membuat produk ini adalah kesabaran.

“Kita harus sabar berproses. Soalnya, kita bekerja sama dengan partner dengan karakter yang berbeda,” ucap siswa kelas XII MIPA 7 ini.

Sedangkan bagi Gina, ketekunan adalah karakter yang melekat dan terasah.

“Sebab, rasa malas akan selalu ada, nah dengan ketekunan kita lawan rasa malas itu demi menyelesaikan tanggung jawab,” ungkap siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke Institut Pertanian Bogor itu.

Bagi Elza dan Gina, prestasi yang diraih ini tak lepas dari peran pembimbing dan dukungan sekolah yang selalu mendukung secara moral dan moril. “Kata semangat dari pembimbing sangat memberi energi bagi kami,” tutur siswa yang bercita-cita menjadi wanita karier ini.

Kemandirian untuk Masa Depan 

Pembimbing FIKSI 2023 di SMAN 1 Cisarua, Wawan Sudrajat pun amat bangga dengan raihan peserta didiknya.

Selain berhasil menorehkan prestasi, Wawan meyakini, aktivitas para siswa di ekskul Student Company juga akan memberi bekal kemandirian untuk masa depan mereka.

“Melalui ekskul student company, anak bukan hanya berwirausaha untuk lomba, tapi juga untuk mengekspesikan diri, mengimplementasikan ilmu wirausaha untuk kemandirian di masa depan,” ujarnya.

Pembimbing lainnya, Irfan Wahyudin menyerukan seluruh sekolah di Jawa Barat untuk bisa ikut memeriahkan dan berpartisipasi pada ajang tahunan FIKSI ini.

“Tahun ini masih di dominasi Yogya, Jateng, Jatim, Bali. Semoga, tahun depan Jabar bisa jadi Juara umumnya,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB