BPK Temukan Proyek JPO RSUD Garut Rugikan Rp 400 Juta Lebih

- Penulis

Rabu, 19 Juni 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, PelitaJabar – Hasil audit 2023, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan kerugian daerah pada pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) RSUD dr. Slamet Garut mencapai Rp 400 juta lebih.

Sejak awal Forum Anti Korupsi dan Pemerhati Tata Kelola Anggaran (Fakta Petaka) menyoroti tajam pembangunan JPO tersebut, yang menghabiskan anggaran BLUD sebesar Rp. 9,6 milyar rawan penyimpangan.

Bahkan, bangunan JPO yang kini berdiri diatas jalan raya terlihat kurang rapi dan terkesan asal asalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Fakta Petaka juga menduga proyek JPO ditengarai anggarannya tidak ada dalam DPA Perbup tahun 2023.

Koordinator Fakta Petaka, Ridwan Arif mengatakan temuan BPKRI ini menandakan proyek tersebut jelas dari awal menimbulkan masalah.

“Dari awal kita sudah mengendus dan menyoroti tajam adanya ketidakberesan dalam anggaran termasuk pelaksanaan dilapangan. Persoalan keabsahan anggaran JPO Pasien RSUD Garut , karena tak ada dalam DPA. Dan itu keluar pernyataanya dari bagian Dalbang Setda Garut,” tegas Ridwan,Rabu (19/06/2024).

Menurutnya, tidak hanya keabsahan anggaran saja, namun pekerjaan fisik secara kasat nyata terlihat tidak menunjukan kemegahan atas jembatan JPO pasien.

“Untuk itu, kita berharap pada penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin melakukan evaluasi menyeluruh dengan audit keuangan dan personalia di RSUD dr. Slamat Garut,” ucapnya.

Ia juga meminta aparat hukum untuk melakukan penyelidikan proses hukum dengan melakukan penelaahan yang mendalam. Hal ini terindikasj adanya penyalahgunaan anggaran dengan adanya temuan hasim audit BPK.

“Masa anggaran begitu besar Rp. 9,6 milyar, tapi hasil bangunan JPO seperti itu, tidak terlihat megah terlebih atapnya menggunakan bahan yang tidak sesuai dengan speck,” pungkasnya. Jang

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB