Emil Ajak Ulama Jabar Tangkal Hoaks

- Penulis

Senin, 9 Maret 2020 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. PURWAKARTA, PelitaJabar – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengajak kiai dan ulama untuk ikut serta menangkal berita bohong atau hoaks soal COVID-19 yang kerap meresahkan masyarakat.

“Saya titip kepada para kiai kita —dalam ceramah-ceramahnya misalnya— agar mengimbau masyarakat untuk selalu menjadi masyarakat yang tabayyun, tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya,” kata Kang Emil —sapaan Ridwan Kamil— saat Shalat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Agung Baing Yusuf, Kabupaten Purwakarta, Minggu (8/3/20).

Sebagai langkah preventif, Kang Emil meminta masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkuat kesehatan kita, tidur cukup, makan makanan yang bergizi dan minum vitamin, terus rajin berolahraga,” ucapnya.

Kang Emil menambahkan, dalam rangka penanganan COVID-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar membentuk Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar).

Pikobar, yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat itu, akan memberikan informasi pencegahan dan penanganan COVID-19 kepada masyarakat melalui nomor Hotline COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi Jabar: 0811-2093-306 dan Emergency Kesehatan: 119.

“Saya melihat dampak virus korona ini terhadap ekonomi. Nah, salah satu syaratnya agar ekonomi ini tetap terjaga caranya belanja pemerintah daerah harus dipercepat, belanja di awal tahun jangan di akhir tahun,” katanya.

Sementara, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuturkan, Masjid Agung Baing Yusuf, yang berlokasi dekat dengan Alun Alun Purwakarta, menjadi pusat peradaban umat Islam di Purwakarta dan memberikan dampak ekonomi masyarakat sekitar masjid.

Anne mengatakan, banyak peziarah yang datang ke makam Syekh Baing Yusuf, yang merupakan pendiri Masjid Baing Yusuf. Dengan begitu, banyak pelaku ekonomi, salah satunya perajin Sinping (kudapan khas Purwakarta), yang meningkat pendapatannya.

“Masjid ini mempunyai nilai yang sangat mendalam bukan hanya pusat kegiatan dan informasi umat. Masjid ini membawa dampak yang sangat besar untuk bidang ekonomi bagi kurang lebih 120 perajin Sinping di sekitaran masjid ini,” pungkanya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

FEATURED

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:20 WIB