Gianto : Sebelum Bertanding, Minta Doa Restu Orang Tua Kalian

- Penulis

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Para atlet diminta untuk mohon doa restu orang tua sebelum berangkat ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate  di Padang, Sumatera Barat 3 hingga 6 Oktober 2022 .

Hal tersebut disampaikan  Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Barat Gianto Hartono, SE saat melepas atlet karate Jabar di GOR Sasakawa pukul 18.30 WIB Jumat malam (30/9/2022).

“Pertama yang harus kalian lakukan sebelum menghadapi pertandingan adalah mohon doa restu orang tua. Tidak hanya sekali saat memulai latihan. Tapi harus sering,” kata Gianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi Sekretaris Umum Forki Jabar Andrian Tejakusuma, Bendahara Umum Anton Wijaya dan Manajer tim Bambang Gunawan, Gianto yang juga sekretaris umum KONI Jabar ini  mengatakan bahwa kehadiran tim karate Jabar di Padang bukan main-main tapi untuk membawa pulang juara.

“Kalian  kesana bukan main-main. Tapi harus menjadi juara.  Untuk mencapai itu doa restu orang tua sangat penting. Dan utama. Kedua  hati dan pikiran harus menyatu. Sesuatu tidak akan berhasil jika hati dan pikiran tidak menyatu,” tuturnya.

Ditegaskan, jika minta doa dan restu orang tua itu tidak sekali. Tapi setiap saat. Karena sepanjang hidup orang tua itu mengasihi dan mendoakan anaknya.

“Masa anaknya mohon doa restu hanya sekali saat mau berangkat bertanding saja. Percayalah tanpa restu orang tua jangan harap kalian akan berhasil. Saat di perjalanan, di Padang dan bertanding mintalah doa restu orang tua kalian,” tegas Gianto.

Berikutnya yang tak kalah penting kata Gianto adalah berdoa kepada Tuhan. Dan terakhir dirinya berharap setiap atlet harus siap saat masuk ke gelanggang pertandingan.

Sekretaris Umum Adrian Tejakusuma Kusuma menyebutkan tim karate Jawa Barat berkekuatan 43 orang dan main di semua kelas dan kategori yang dipertandingkan di Kejurnas di Padang.

“Tim Karate Jabar turun full tim. Hanya empat provinsi yang full tim yaitu Jabar, tuan rumah Sumbar, Sumut dan DKI Jakarta,” kata Adrian

Segala sesuatunya.yang berhihjnhan dengan hak atlet, transportasi dengan pesawat, hotel dan lain-laib sudah kita siapkan. Mereka tinggal menjalankan mewajibannya bertanding. Datang kepada bertanding dan pulang bawa juara,”ucap Andrian.

Manejer tim Bambang Gunawan menyebutkan jikamkondisinpara atlet sangat fit.

“Anak-anak sehat. Alhamdulillah. Siap tempur dan membawa prestasi terbaik ke Jawa Barat. Mohon doa masyarakat Jawa Barat,”harapnya.

Ditempat terpisah Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres)  Forki Jabar Arief Hardiana MPd mengatakan persiapan menghadapi Kejurnas sudah dilakukan jauh-jauh hari.

“Pada dasarnya persiapan menuju kejurnas adalah kerja sama dengan seluruh pegiat karate di Jabar.  Dimulai dari Perguruan, Forki kota/kabupaten dan Dojo sebagai cikal para atlet dilahirkan,” ucap Arief.

Berikut nama-nama atlet karate Jabar yang turun pada Kejurnas Karate Piala PB Forki di Padang. Kategori kadet masing-masing Hasby irawan, Tazkya putra, Akhmad Fatkhur, Moch Febriansyah, Billy Pasyah, Khaid Thoriq, Renata Glory Madao, Nadhya Silviera, Zeny Kayla Nathania dan Kirana Annisa.

Kategori Junior, Yohanes Muhammad, Adrian Wicaksono, Sultan Robbi, Radar Steagel, Alya Deanti, Alyanti Novita, Fitria Magita, Many Azzahra dan Hazel Ramadhan.

Kategori U-21, Mayang Putri, Tashal Hafish, Sabryna Rossi, Najla Azzahra, Aida Shafa, Anggun Dyah, Putri Aulia

Rakha fatia, Al basith, Katuta Barera dan Tash Hafish.

Kategori senior, Yandi Fitra, Firas Syahmi, Charvy Fadawkas, Recku Samudra, Iqbal Ainul, Irham Ardi, Pangeran Rafly, Syifa Warenda, Delia Febriani, Adila Nur, Sharon Verlina, Dinda Ayu dan Adis Budi.

Manager: Bambang Gunawan

Pelatih kepala: Risky Syahbana

Pelatih: Iin Hasanah, Harisman, Imam Tauhid, Gary Sapta, Tanri Rizky Djabar

Official: Ferry Fendrian, dr Ayodya dan Sandy Bayu. Joel

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB