BANDUNG, PelitaJabar – Pertandingan paling akbar diawal tahun 2026 yaitu Kejuaraan Taekwondo Antar Unit Se-Jawa Barat ITN Open IX Tahun 2026 segera digelar. Event yang paling ditunggu-tunggu insan olahraga beladiri asal Korea ini akan berlangsung dari 13 hingga 15 Februari 2026 di Gymnasium UPI Kota Bandung.
Pelatih Utama Institut Taekwondo Nusantara (ITN) Master Suryana menyebutkan, ITN Open IX 2026 tetap mengkedepankan kualitas pelaksanaan selain kuantitas peserta.
“Dari tahun ke tahun pelaksanaan ITN Open, saya selalu mengingatkan Ketua panitia dan personilnya untuk lebih mengkedepankan kualitas event. Kuantitas penting, tapi paling penting lagi adalah kualitas,” jelas Master Suryana kepada PJ Rabu, 7 Januari 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan kualitas yang bagus itulah, tambahnya menjadikan ITN berkontribusi atlet kepada Pengcab TI Kota Bandung atau pun Pengprov TI Jawa Barat.
“Ketua Panpel saudara Didin Nurdiansyah sudah saya ingatkan hal itu,” tegasnya.
Pemegang DAN VII Kukiwon itu juga berpesan, agar disiplin menjalankan arahan dari Pengprov TI Jabar terkait pelaksanaan kejuaraan.
Dari laporan panitia, tambahnya, tercatat sekitar 204 Unit taekwondo dan 24 Pengcab TI di Jawa Barat yang melakukan “booking space”.
“Saya belum bisa sebutkan detail jumlah peserta. Yang jelas sudah over. Sehingga harus dibatasi. Karena ada rambu-rambu yang diberikan Pengprov TI terhadap jumlah peserta dalam penyelenggaraan sebuah Kejuaraan. Dan kita ITN sangat mematuhi itu,” bebernya.
Yang paling membanggakan, Sekretaris Umum Pengprov TI Jabar menyebut adanya dukungan dari Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan terhadap ITN Open IX tahun 2026.
“Banyak sekali statemen dukungan beliau terhadap kejuaraan taekwondo ITN Open IX 2026 lewat media sosial. Kami bangga. Terimakasih pak Wagub,” tambahnya.
Sementara Teddy Sunjaya selaku Supervisi Kejuaraan ITN Open IX 2026 dari Pengprov TI Jabar berharap, konsisten untuk mempertahankan kualitas penyelenggaraan kejuaraan.
“Sehingga atlet yang berprestasi di kejuaraan ini merupakan atlet yang melalui proses dari kejuaraan yang berkualitas,” ingatnya.
Jika hal tersebut dilakukan akan mempermudah tim talent scouting Jawa Barat dalam penjaringan bibit-bibit atlet baru melalui kejuaraan yang berkualitas.
“Jaga marwah pelaksaan kejuaraan yang profesional dengan mengkedepan kan kualitas. Saya yakin ini akan berjalan dengan baik. Apalagi ITN sudah sangat berpengalaman hingga melaksanakan Kejuaraan sampai tahun ke-9. Saya lihat gak ada cela selama ini,” pungkas pemegang DAN III Kukiwon ini. Joel









