Hardiknas Yang Berbeda

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2020 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2020 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, menjelang Hari Pendidikan Nasional, kami membentuk kepanitiaan untuk memusyawarahkan kegiatan yang akan digelar di Hari Pendidikan Nasional. Antara lain, upacara peringatan Hardiknas, lomba membaca puisi, pameran pendidikan/literasi, dan sebagainya.

Untuk upacara, kami tidak melibatkan peserta didik, hanya guru dan tenaga kependidikan. Mulai dari pemimpin upacara, protokol, pengibar bendera, pembaca pembukaan UUD ’45, pembaca doa, pemimpin lagu beserta paduan suaranya. Kebetulan kami  mempunyai grup paduan suara dengan memanggil pelatih dari luar. Yang bertindak sebagai pembina upacara adalah saya sendiri.

Tetapi, upacara peringatan Hardiknas tahun ini berbeda. Karena, tahun ini negara-negara di dunia, termasuk negara kita tengah dilanda wabah Covid-19 sehingga upacara peringatan Hardiknas tidak bisa dilaksanakan. Karena, kami harus menerapkan social distancing dan sekolah lain pun tidak boleh melaksanakan kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejujurnya kami sedih, baru kali ini kami  tidak melaksanakan upacara peringatan Hardiknas di sekolah. Namun, hal ini tidak mengurangi kekhidmatan dan semangat kami. Kami tetap memasang banner peringatan Hardiknas Tahun 2020.

Untuk itu, saya sebagai kepala sekolah mengimbau guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik untuk tetap diam di rumah. Beberapa orang dari kami ada yang memenuhi undangan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI untuk mengikuti peringatan Hardiknas Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dengan tema “Belajar dari Covid-19” lewat Virtual Conference yang dibuka oleh Bapak Gubernur Jabar.

Selain itu, menulis harapan terhadap dunia pendidikan secara simbolis di dalam “Kapsul Waktu” yang akan disimpan di Kantor Disdik Jabar dan dibuka tahun 2045 dengan mengikuti 2 agenda, yaitu pada Jumat (1/5/2020) dilaksanakan geladi resik. Sedangkan pelaksanaan peringatan Hardiknas pada Sabtu (2/5/2020).

Walaupun peringatan Hardiknas tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun kami harus tetap optimis dan semangat melawan Covid-19 agar wabah ini segera berlalu. Sehingga, Ibu Pertiwi kembali tersenyum dan kami dapat melaksanakan aktivitas pembelajaran seperti biasa dengan mengambil suri teladan para pejuang pendidikan masa lalu, yaitu pantang menyerah.

Walau dengan kondisi seperti ini, kita sebagai generasi penerus harus tetap berjuang membangun sumber daya manusia berkualitas.

Akhir kata, semoga Indonesia jaya, makmur,  dan sentosa. Jabar tetap  maju dan juara!***

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB