Hindari Kredit Kurang Maksimal, Begini Cara Bangun Reputasi Keuangan Yang Baik

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Bagi kamu yang ingin merancang keuangan, kini saat yang tepat. Hal ini penting karena menyangkut masa depan yang lebih baik. Resolusi keuangan bukan hanya soal menabung lebih banyak, tetapi juga membangun reputasi keuangan yang baik. Sehingga apa yang dicita-citakan dan diimpikan, tentunya dapat dengan mudah terwujud.

Misalkan ketika seseorang hendak mengajukan kredit untuk modal memulai atau ekspansi usaha, lembaga keuangan terkait akan melakukan penilaian terhadap kemampuan orang tersebut dalam mengelola utang dan kewajiban finansial. Sehingga apabila seseorang sering terlambat membayar cicilan atau memiliki tunggakan kartu kredit, reputasi kreditnya akan menjadi buruk.

Hal ini yang dapat menyebabkan limit kredit yang kurang maksimal hingga penolakan dalam pengajuan kredit berikutnya. Sebaliknya, mereka yang disiplin membayar tagihan tepat waktu akan lebih mudah mendapatkan persetujuan kredit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu cara untuk membangun reputasi keuangan yang baik adalah dengan kredit secara cerdas sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Reputasi keuangan yang baik akan membuka akses terhadap pinjaman dengan penawaran yang lebih menguntungkan, seperti bunga rendah, dan peluang finansial yang lebih besar.

Selain itu, pengelolaan kredit yang baik tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga berkontribusi pada riwayat finansial yang lebih sehat, termasuk peningkatan skor kredit di masa depan.

Jenius, solusi life finance dari SMBC Indonesia, memahami kredit adalah salah satu alat penting untuk mengakselerasi hidup dan mencapai tujuan.

Melalui inovasi Creditbility, Jenius mengajak pengguna mengetahui nilai kelayakan kredit secara real-time sekaligus membantu membuat perencanaan kredit.

Creditbility, pengguna juga bisa mengajukan dan mengelola ketiga produk kredit Jenius yang telah diluncurkan sebelumnya (Jenius Paylater, Flexi Cash, dan Kartu Kredit Jenius) dengan mudah dan terintegrasi.

Ketiga produk tersebut, termasuk Digital Micro, mendapatkan antusiasme tinggi dari digital savvy sehingga mengalami peningkatan sebesar 112 persen (yoy) menjadi Rp3,3 triliun per akhir triwulan ketiga 2024.

“Melalui Creditbility, Jenius memudahkan pengguna mengakses produk-produk kredit di Jenius sekaligus dalam satu kali pengajuan. Pengguna juga dapat mengelola produk kredit dengan lebih praktis dan aman dalam satu aplikasi, dengan fleksibilitas alokasi limit kredit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” beber Febri Rusli, Digital Banking Product & Innovation Head SMBC Indonesia melalui siaran persnya Rabu 5 Februari 2025.

Setiap pengguna akan mendapatkan produk kredit dan total nilai kelayakan yang sesuai dengan profil keuangan dan riwayat kredit mereka, sehingga bisa mengelola kredit sesuai kemampuan.

Creditbility akan menyimpan limit kredit pengguna yang belum terpakai secara otomatis dan berkala, sehingga limit kredit yang belum dialokasikan akan terhindar dari penggunaan yang tidak terkontrol.

“Jenius berharap dapat membantu pengguna dalam menyusun serta mencapai resolusi keuangan mereka pada tahun 2025 untuk membangun reputasi keuangan yang lebih baik,” pungkasnya. ***

 

Komentari

Berita Terkait

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WIB

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:40 WIB

Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit

Berita Terbaru

Master Suryana. PJ/Joel

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB

Personil BOD Band usai latihan. PJ/Dok

FEATURED

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:54 WIB