Hingga 6 Desember, Ribuan Bansos Sembako Kembali di Bagikan

- Penulis

Senin, 4 Desember 2023 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sedikitnya 17 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan bansos dan sembako triwulan 4 yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia (Persero) untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

Bansos disalurkan serempak di seluruh Indonesia, termasuk di Bandung, Jawa Barat.

Penyaluran bansos PKH dan Sembako ditargetkan dilakukan sepuluh hari, mulai 27 November hingga 6 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi di triwulan keempat ini, kita mulai pembayaran dijadwalkan mulai tanggal 27 November. Sebelum kita membayarkan memang seminggu sebelumnya kita sudah koordinasi dengan pihak terkait, terutama pemerintah daerah, Dinsos, kecamatan, kelurahan, dan aparat keamanan,” jelas Executive General Manager Kantorpos KCU Bandung, Arief Yudha Wahyudi, Senin 4 Desember 2023.

Agar tepat sasaran dan merata, KCU Bandung melakukan tiga metode penyaluran bansos. Di antaranya di Kantorpos, komunitas, dan ke rumah KPM (door to door).

“Komunitas, Kantorpos, dan terakhir pengantaran ke lokasi atau rumah-rumah penerima yang sakit, disabilitas, dan ODGJ biasanya,” jelas Arief.

Dia memastikan penyaluran bansos di Bandung yang sudah berjalan baik dan hampir tidak ada kendala.

“Sebenarnya karena kita sudah beberapa kali menyalurkan, relatif sedikit tantangannya. Mungkin lebih kepada sisanya (KPM  yang belum menerima) itu, kadang orang bepergian. Kemudian pindah tanpa memberitahu pihak aparat,” tambahnya.

Keberadaan KPM yang berpindah tempat tinggal atau sedang bepergian, tambah Arief, memang menjadi kendala.

“Sehingga dalam waktu pendek, moving orang penduduk atau KPM itu kita harus bisa menyelesaikan. Sementara dia ada moving atau bergerak ke mana kita, dia nggak pamit dulu. Makanya kita konfirmasi ke pihak Kelurahan, kenapa penduduk ini belum mengambil dana bantuan? Sehingga tidak ada evident dari pemerintah memang ini pindah, meninggal dan sebagainya, harus ada semacam berita acara atau keterangan dari aparat atau dari pihak kelurahan,” beber Arief.

Senada juru bayar Kantorpos KCU Bandung Hernita Nurhasyanah mengaku tidak merasakan banyak kendala ketika.

Beberapa kendala kecil saat KPM ingin mengambil di Kantorpos. Ketika ingin mengambil dana bantuan, ada KPM yang lupa membawa KTP, KK, dan surat undangan.

“Kalau kendala teknis seperti itu, kita komunikasikan dengan KPM untuk diinformasikan bahwa yang bersangkutannya ada apa tidak? Kalau memang tidak ada, bisa diminta difotokan dan di-print kan. Karena memang mengambil satu KK. Kalau misalkan benar-benar tidak ada, mau tidak mau harus pulang dan bawa,” kata Hernita.

Salah satu penerima KPM asal Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Warsiti mengaku mendapatkan bantuan sebesar Rp1,2 juta.

“Berguna buat saya. Apalagi saya janda, karena uang pensiunan tidak seberapa,” kata Warsiti yang punya usaha warung itu.

Sementara Lilis Suryati mengatakan mendapat bantuan Rp 600 ribu.

“Senang sekali. Dana ini bisa menambah modal usaha suami saya dan kebutuhan sehari-hari,” kata wanita yang tinggal di Kebun Waru, Batununggal.

Proses pengambilan dana bantuan mudah dan tidak berbelit-belit.

“Cepat. Cuma setengah jam prosesnya pengambilan dananya,” pungkasnya. ***
Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB