IODI Jabar : BK, Ketua Pengprov Tak Harus Andalkan KONI

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengprov IODI Jabar Aida Gurning (paling kanan) saat berbincang bersama Sekum KONI Jabar Gianto Hartono (tengah) dan Ketua Umum Akuatik Jabar Verdia Yosep. PJ/Joel

Ketua Umum Pengprov IODI Jabar Aida Gurning (paling kanan) saat berbincang bersama Sekum KONI Jabar Gianto Hartono (tengah) dan Ketua Umum Akuatik Jabar Verdia Yosep. PJ/Joel

BANDUNG, PelitaJabar – Apapun alasannya Babak Kualifikasi (BK) Porprov cabor dansa harus tetap terlaksana dengan baik dan professional,  meskipun efisiensi anggaran.

“Kalau kita mengandalkan pemberian anggaran BK dari KONI Jabar sepertinya kurang memadai, itu jelas. Jadi jangan mengandalkan bantuan KONI. Apalagi pelaksanaan BK Cabor Dansa yang dilakukan di hotel,” tegas Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI)
Jawa Barat Aida Gurning saat BK di Hotel El Cavana Jalan Pasir Kaliki Kota Bandung, Sabtu 22 November 2025.

Dirinya tidak melihat dari nominal, karena dianggap sebagai bantuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya, kalau sudah menjadi ketua IODI Jabar tentunya harus mau berkorban dalam hal apa pun. Kan jadi ketua itu harus siap jadi ujung tombak dan siap pula jadi ujung tombok. Saya pikir hal ini berlaku untuk pejabat Ketua Umum cabor lainnya,” ucap Aida.

BK dansa diikuti 120 peserta dan 12 Pengurus Cabang (Pengcab) IODI.

“Pada BK dimainkan 21 nomor  pertandingan.Tuan rumah cabor dansa Porprov Kota Bogor ikut serta pada BK kali ini. Namun tidak mendapat penilaian dari tim juri sesuai permintaan dari Ketua Umum Pengcab Kota Bogor-nya,” jelas Aida.

Satu Pengcab absen di BK yakni IODI Kabupaten Sukabumi.

“Alasan kepengurusannya tidak aktif lagi. Jadi tercatat 12 Pengcab IODI yang ikut serta pada BK kali ini. Kota Bekasi paling banyak mengirimkan atletnya 17 orang,” papar Aida.

Untuk peraih emas pada PON Aceh, tidak dibolehkan ikut BK.

“Untuk peraih perak atau perunggu diperkenankan tampil di BK,” ujarnya.

Peserta peringkat 1 sampai 12 dinyatakan lolos BK, diitambah “Wild-Card” Kota Bogor, jadi atlet yang tampil12+1.

“Peserta BK Cabor dansa dipungut biaya pendaftaran sebesar 150 ribu rupiah. Ini karena penyelenggaraannya di hotel dan butuh fasilitas lain yang cukup eksklusif. Seperti kostum, make up dan sepatu yang rata-rata “branded”,” tutur Aida.

BK Porprov menampilkan nomor tradisional dari 5 provinsi. Papua, Jawa Barat, Sumbar, Sumut dan Kaltim. Joel

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB