BANDUNG, PelitaJabar – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, batal membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Barat Selasa, 23 Desember 2025 di Hotel El Cavana, Jalan Pasir Kaliki, Kota Bandung.
“Kita mengundang pak Gubernur hadir dan membuka agenda Rakerprov KONI Jabar, batal dan dibuka Asisten I Pemprov Jabar Dr. Asep Sukmana sekaligus menerima penghargaan selaku Tokoh Olahraga,” kata Ketua Umum KONI Jabar Prof. Dr. HM. Budiana kepada media, disela Rakorprov.
Didampingi Wakil Ketua I yang juga Ketua panitia pelaksana Rakerprov Ir. Andrian Tejakusuma,– Prof Budiana menyebutkan Rakerprov kali ini menjadi evaluasi kinerja organisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan sebagai ajang menyusun program strategis olahraga Jawa Barat ke depan. Salah satunya adalah event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV tahun 2026 mendatang.
“Rakerprov Mayjen TNI (Purn) Suwarmo Wakil Ketua Umum I KONI Pusat,” katanya.
Sementara peserta Rakerprov terdiri dari seluruh anggota KONI Jawa Barat, mulai dari Ketua KONI Kabupaten dan Kota, ketua badan fungsional. Termasuk unsur pengurus KONI Provinsi.
“Rapat berlangsung satu hari. Agenda utama Rakerprov meliputi laporan kinerja dan pertanggungjawaban KONI Jawa Barat selama tahun anggaran 2025.”
“Selain itu juga membahas persiapan menjelang satu tahun pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026,” jelas Prof Budiana.
Dalam Rakerprov tersebut, KONI Jawa Barat juga mengundang daerah yang mrngajukan diri sebagai tuan rumah pada Porprov XVI tahun 2030.
“Ada tiga daerah yang sudah mengajukan diri. Masing-masing Kabupaten Garut, kemudian Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang,” tambah Prof Budiana.
KONI Jabar juga mengagendakan pemberian penghargaan kepada tiga tokoh olahraga. Penghargaan tersebut diberikan kepada satu tokoh olahraga Nasional dan dua tokoh olahraga Jawa Barat.
“Tokoh Nasional diberikan kepada Ibu Ita Yuliati Ketua Umum PB Gimnastik Indonesia. Dua lainnya Bapak Dr. Asep Sukmana, mantan Kadispora Jabar, serta Bapak Dr. Heri Antasari yang saat ini menjabat Kadispora Jabar,” ungkap Budiana.
Disela-sela agenda Rakerprov, dia menyampaikan prestasi para pahlawan olahraga Jawa Barat di Sea Games 2025 di Thailand.
Atlet Jabar menyumbang 33 medali emas, 43 perak, dan 48 perunggu bagi kontingen Indonesia.
“Alhamdulillah, ini menjadi sumbangan medali terbanyak dari Jawa Barat.untuk Indonesia,” katanya.
Atas hasil yang diperoleh itu Ketua Panitia pelaksana Rakerprov Ir. Andrian Tejakusuma mengatakan, KONI Jabar mengundang perwakilan atlet Jawa Barat peraih medali SEA Games hadir pada pembukaan Rakerprov.
“Penghargaan atau bonus dari Pak Gubernur untuk atlet-atlet Jabar yang telah berjuang di arena SEA Games, diserahkan oleh Asisten I Pemprov Jabar,” ucap Andrian.
Wakil Ketua I KONI Jabar ini juga menyampaikan pembagian komisi pada Rakerprov. Yaitu komisi A bahasan organisai pembinaan prestasi termasuk jadwal Porprov.
“Ada pemaparan kelolosan BK Porprov, program pembinaan dini menjelang PON 2028 termasuk menghadapi BK PON. Juga pengesahan tiga Cabor baru anggota KONI Jabar yaitu savate, catur gajah dan kabaddi. Terus Komisi B perencanaan dan evaluasi menjelang Porprov berlangsung 2026 mendatang. Joel









