BANDUNG, PelitaJabar – Disiplin diatas segalanya. Sikap tegas ini sangat kental dalam sanubari bagi Kenshi yang masuk dalam jajaran tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XX Papua.
“Kami hingga saat ini memang belum melakukan secara sentralisasi. Latihan masih tetap desentralisasi yang kami bagi dalam dua wilayah. Yaitu Bogor dan Bandung,” kata Manajer tim Pelatda Kempo Jabar Maria Soh Lim kepada PJ Selasa (27/4/2021).
Maria yang dekat dengan wartawan ini menyebutkan, kondisi pandemi Covid-19 ini yang akhirnya diputuskan jika latihan tetap desentraliasasi. Karena sekecil apa pun resikonya harus dihindari, agar atlet dan pelatih tidak terdampak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mudah-mudahan selesai Lebaran nanti, kami akan memulai latihan secara sentralisasi di Bandung. Kami sudah lapor ke KONI Jabar,” ujar Maria.
Selama latihan desentralisasi, para atlet tetap dalam monitoring. Program latihan lima kali seminggu juga dilakukan.
“Kami selalu.berkoordinasi dengan KONI Jabar. Tidak hanya soal program latihan, tapi soal lain pun terus berkominikasi termasuk vitamin atlet dan kebutuhan Pelatda lain. Respon KONI Jabar sangat baik,” sebut Maria.
Berikut tim Pelatda Kempo PON XX Jabar adalah atlet Anggi Wibawa, Key Immanuelanggita Kasih, Nandika Larasati, Vina Yustina, Gina Utari, Anastasia Amadea, Akbar Suryadinata, Hagies Mugara, Firza Fauziah, Tirza Ayunda, Adinda Putri Sofyan, Riskyta Fitri Yudansha dan Annisa Septiani.
Para atlet terbaik ini diasuh empat pelatih yang mendapat kepercayaan Pengprov Perkemi Jabar masing-masing Gofy Handikawati, Andreas, Munir dan Catur Sujatmiko. Joel