Lagi, Perumda Tirta Raharja Terima Hibah Total Rp 13,170 Milyar dari Australia

- Penulis

Minggu, 2 Juni 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG, PelitaJabar – Setelah 3 tahun berturut -turut mendapat bantuan total sekitar Rp 13,1 miliar, pada tahun 2024 ini, tahun ini Perumda Air Minum Tirta Raharja Perumda Air Minum Tirta Raharja kembali menerima hibah dari Kedubes Australia sebesar Rp 10,2 miliar.

Bantuan dana Hibah Air Minum Berbasis Kinerja (HAMBK) dari Pemerintah Australia tersebut, diterima Bupati Dadang Supriatna, saat menerima kunjungan Duta Besar Australia khusus perubahan iklim Kristin Tilley, Tim Stapleton dari Kedutaan Besar Australia Minister Counsellor (Ekonomi, Investasi dan Infrastruktur), di kantor Perumda Tirta Raharja, Cimahi pekan lalu.

“Kita sudah tiga tahun berturut-turut mendapatkan bantuan hibah dari Kedubes Australia mulai 2021, 2022, 2023 dan 2024, dengan total selama tiga tahun sekitar Rp 13,1 miliar. Sedangkan untuk tahun 2024 bantuan hibah mencapai Rp 10,2 miliar,” papar Bupati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia merinci, bantuan hibah dari Australia pada 2021, Perumda Tirta Raharja menerima Rp 720 juta. Lalu pada 2022 Rp435 juta, dan tahun 2023 menjadi Rp1,722 miliar. Untuk tahun 2024 naik menjadi Rp10,293 miliar.

“Sampai saat ini total HAMBK yang diterima Pemkab Bandung mencapai Rp13,170 miliar. Dana tersebut diterima Pemkab Bandung melalui kas daerah,” jelasnya.

Sementara Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, A. Teddy Setiabudi mengungkapkan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja menjadi satu dari lima perusahaan di Indonesia yang menerima dana hibah.

Dari kelima PDAM se-Indonesia tersebut, hanya Perumda Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang dapat memenuhi 11 indikator atau semua parameter kinerja yang ditetapkan Pemerintah Australia.

“Terimakasih, kami akan terus meningkatkan kinerja operasional perusahaan dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Bandung,” ucap Teddy.

Tak lupa dia mengucapkan berterimakasih kepada Pemkab Bandung khususnya Bupati Bandung, DPRD Kabupaten Bandung dan stakeholder terkait.

“Kami satu-satunya PDAM di Indonesia, yang dapat memenuhi 100 persen dari 11 indikator atau standar kinerja yang ditetapkan oleh Kedubes Australia,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang
Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah
PB PSTI Keluarkan Surat Penundaan Musprov Jabar
Saat Bupati Genjot Wisata Garut, Disdik Justru Gelar Euforia di Yogyakarta
Koni Jabar Belum Terima Tembusan Rekomendasi PB PSTI

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB

TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:29 WIB

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:43 WIB

Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:29 WIB

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Berita Terbaru

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB

Komisi III DPRD Kota Bandung bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menggelar raker membahas sejumlah agenda dan evaluasi program tahun 2025. Foto Cipt/Humaspro

FEATURED

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:29 WIB

Kang Edwin Senjaya berpose bersama para kader TPK usai menjadi narasumber. Foto Cipta/Humaspro

FEATURED

Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah

Sabtu, 17 Jan 2026 - 08:29 WIB