Lanud Suryadarma Bantu Korban Banjir Di Pamanukan Subang

- Penulis

Selasa, 9 Februari 2021 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EVAKUASI : Prajurit Lanud Suryadarma saat membantu evakuasi warga Pamanukan yang terkena bencana banjir, Senin (8/2/2021).

SUBANG, PelitaJabar – Bencana banjir di Pamanukan Kabupaten Subang, membuat Komandan Lanud Suryadrama Marsma TNI Djohn Amarul, S.AB., memerintahkan pasukan Tim Reaksi Cepat Bencana Lanud Suryadarma untuk segera membantu korban sesuai permintaan BPBD Subang.

Tak hanya pasukan, Danlanud juga mengirimkan peralatan seperti pelampung, perahu karet, tim medis serta ambulans.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami telah memberangkatkan pasukan Tim Reaksi Cepat Bencana Lanud Suryadarma sebanyak satu SST yang terdiri dari 4 perwira, 20 angota Lanud Suryadarma dan 12 anggota dari Kipan C Yonko 461 Paskhas serta satu ambulans beserta tim medis dan pasukan kawal dari Satpomau yang nantinya akan bergabung dengan tim BPBD Subang untuk membantu korban banjir” tegasnya Senin (08/02/2021).

Dikatakan, hal ini guna membantu masyarakat yang terdampak banjir yang diakibat kan curah hujan yang cukup ekstrim akhir-akhir ini di daerah Subang hingga sungai Cipunegara membludak menggenangi pemukiman warga.

“Untuk itu setelah kami berkordinasi dengan BPBD Subang kami langsung gerakan pasukan untuk membantu masyarakat korban banjir agar cepat tertolong dan tidak ada terjadi korban jiwa dan kerugian yang lebih besar lagi” ungkap Danlanud.

Pada saat ini tim Reaksi Cepat Bencana Lanud Suryadarma melaksanakan evakuasi korban banjir bergerak ke dua titik sesuai petunjuk dari BPBD yaitu didaerah Kampung Bongas dengan 1 tim beserta 1 perahu dan 2 tim menuju ke Tanjung Hilir dengan 2 perahu karet dan dibantu dari tim BPBD besrta peralatannya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Berita Terbaru

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB