Lion Air Tawarkan Rapid Test Terjangkau Bagi Warga Bandung

- Penulis

Senin, 20 Juli 2020 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Maskapai Lion Air Group memperluas pengembangan jaringan layanan uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapid Test). Tarifnya cukup terjangkau hanya Rp 95 ribu.

“Kami menawarkan kemudahan bagi penumpang saat bepergian bersama Lion Air Group,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro pada PJ.com, Senin (20/07/2020).

Rapid Test Covid-19 yang dijalankan Lion Air Group berlaku selama 14 hari. Pengembangan ini merupakan kelanjutan kerja sama dengan Klinik Lion Air Medika, Dompet Dhuafa Republika dan fasilitas kesehatan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga kota Bandung dapat memanfaatkan fasilitas tersebut di Kantor Cabang Lion Air Group Bandung Jalan Pajajaran No 153, kawasan Husein Sastranegara.  Jam pelayanan Senin – Jumat pukul 08.30 – 16.00, Sabtu pukul 08.30 – 12.00, Minggu dan libur nasional – tutup (tidak melayani).

Lion Air Group menawarkan fasilitas Rapid Test Covid-19 berdasarkan rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Surat Menteri Perhubungan, Kementerian Perhubungan RI Nomor AJ.001/1/12 PHB 2020 tentang Peningkatan Pelayanan Perjalanan Orang.

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Seorang Santri Tria Andini yang menempuh pendidikan di salah satu Pondok Pesantren Jawa Timur terbantu dengan program tersebut. Menurutnya, jika di klinik harganya cukup mahal.

“Kisaran mulai Rp 300 ribu hingga Rp 700 ribu. Kalau bagi pelajar cukup berat,” katanya singkat. Rida

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB