Manfaatkan Moment Idul Fitri, Prof Budiana Harap Atlet Minta Doa Orang Tua

- Penulis

Senin, 8 April 2024 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Semua atlet dan pelatih yang mudik merayakan libur Idul Fitri, agar memanfaatkan moment untuk meminta doa orang tua, khususnya menghadapi PON XXI yang bakal berlangsung di Sumatera Utara dan Aceh 2024.

“Manfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. Mumpung dipertemukan dengan orang tua dan saudara-saudara yang lainnya,” ingat Ketua Umum KONI Jabar Prof.Dr. HM. Budiana saat dihubungi PJ Senin (8/4/3024).

Disebutkan, kesempatan bertemu dengan orang tua setelah melaksanakan puasa selama sebulan penuh, tentunya punya arti tersendiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu bulan orang tua melakukan puasa dan terpisah dengan anaknya yang rata-rata berlatih di Bandung mengikuti Pemusatan Latihan Daerab (Pelatda) PON, dipastikan orang tua akan penuh dengan kerinduan

“Jadi saya pikir, kesempatan bertemu antara atlet dan pelatih dengan orang tuanya harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Mohonkan maaf kepada beliau (orang tua, red). Minta lagi doa terbaiknya agar kalian saat bertanding di PON mampu memenangkan pertandingan dan membawa medali emas ke Jawa Barat,” pinta Prof Budiana.

Jangan sebaliknya, sebut Wakil Rektor Universitas Pasundan (Unpas) ini, saat pulang mudik justru lebih banyak bermain dengan teman-teman.

“Bukan tidak boleh bermain dengan teman-teman. Tapi prioritaskanlah bertemu dengan orang tua kalian. Senangkan hatinya dan selalu minta doanya. Khusus doa buat perjuangan kalian di PON nanti di Sumut dan Aceh,” ingatnya.

Sebagaimana diketahui, Komandan Satlak Pelatda PON XXI Jabar Prof Yunyun Yudiana, meliburkan para atlet dan pelatih mulai tanggak 8 hingga 12 April 2024.

“Saya tahu dan sangat mengerti jika libur Lebaran yang didapat atlet dan pelatih Pelatda sangat sedikit sekali. Manfaatkan saja semaksimal mungkin. Saya pun yakin para atlet dan pelatih sadar betul, mereka memiliki tanggungjawab yang besar untuk nama Jawa Barat di PON nanti. Dan itu jauh lebih penting,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang
Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi
Canggih, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Masa Angleb 2026 Capai 99.80 Persen
Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim
Telkomsel Jabar Catat RAFI 2026 Payload Trafik Data Capai 5,82 Petabyte
Selama Angleb 2026, Stasiun Bandung Catat Penumpang Tertinggi
Dana Terbatas, NPCI Kota Bandung Lapor DPRD
MyRepublic Indonesia Dorong Percepatan Akses Digital di Tanah Air, Begini Strateginya

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 20:26 WIB

Commuter Line Catat Sejarah, Angleb 2026 Capai 1,4 Juta Lebih Penumpang

Jumat, 10 April 2026 - 18:36 WIB

Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi

Kamis, 9 April 2026 - 23:46 WIB

Canggih, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Masa Angleb 2026 Capai 99.80 Persen

Kamis, 9 April 2026 - 15:08 WIB

Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim

Kamis, 9 April 2026 - 11:44 WIB

Telkomsel Jabar Catat RAFI 2026 Payload Trafik Data Capai 5,82 Petabyte

Berita Terbaru

Menteri Wihaji saat memberikan kuliah umum di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. PJ/Dok

FEATURED

Wihaji Sebut Bonus Demografi Picu Pengangguran Tinggi

Jumat, 10 Apr 2026 - 18:36 WIB

Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jabar, menurunkan 32 atlet untuk mengikuti Kejurnas di Samarinda. PJ/Joel

FEATURED

Pengprov TI Jabar Kirim Atlet Taekwondo ke Kejurnas Kaltim

Kamis, 9 Apr 2026 - 15:08 WIB