Minat Mahasiswa Unjani Tinggi Ikuti MBKM

- Penulis

Kamis, 30 Desember 2021 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBB, PelitaJabar -Minat mahasiswa Universitas Jendral Achmad Yani (Unjani) mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) cukup tinggi.

Hal ini tampak saat mengikuti Seminar Nasional terkait Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Hotel Mansion Pine Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 30 Desember 2021.

Kampus merdeka merupakan lanjutan dari program merdeka belajar yang menjadi terobosan baru dalam sistem pendidikan di Indonesia. Selama tiga semester, mahasiswa diberikan kesempatan mendapatkan wawasan dan pengalaman di luar program studi bahkan kampus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seminar ini merupakan realisasi dari dana hibah yang diberikan oleh Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek kepada Universitas Jenderal Achmad Yani. Bantuan pendanaan ini untuk melakuakn penelitian terhadap kebijakan yang dibuat oleh Kemendikbud Ristek yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka, apakah baik atau tidak,’ papar Rektor Universitas Jendral Achmad Yani, Prof Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D disela seminar.

Dikatakan, pihaknya melakukan penelitian yang melibatkan 10 ribu responden mahasiswa Unjani dari jumlah keseluruhan 16 ribu. Selain itu, Ketua Program Studi, para dosen dan dekan juga turut dilibatkan sebagai responden.

‘Dari hasil penelitian ini, Universitas Jenderal Achmad Yani merasa, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini sangat positif dan harus diteruskan. Karena program ini mendekatkan antara dunia perguruan tinggi yang berbasis teori dengan dunia industri tempat mereka akan bekerja,’ tambahnya.

Program MBKM telah diterapkan di Unjani khususnya Fakultas Kedokteran.

Menurutnya, mahasiswa Kedokteran belajar di kampus selama 4 tahun, kemudian menjalankan program magang di Rumah Sakit selama 2 tahun untuk mendapatkan gelar dokter.

‘Saya berharap seluruh program studi di lingkungan Unjani menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Saya berharap kepada seluruh Ketua Prodi yang ada di lingkungan Unjani dapat mengimplementasikan arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,’ tuturnya.

Program MBKM memiliki sejumlah manfaat diantaranya para mahasiswa mempunyai pengalaman bila nanti turun langsung ke dunia kerja.

Para mahasiswa, kata dia, juga dapat memilih untuk belajar di kampus lain yang juga menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Misalnya di kampus lain ada mata kuliah tertentu sedangkan di Unjani matakuliah tersebut tidak ada, mahasiswa bisa ambil mata kuliah itu disana. Mereka juga bisa berinteraksi dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Selain itu, Karena Unjani berada dibawah naungan TNI Angkatan Darat maka para mahasiswa berkesempatan magang di institusi militer yang tak bisa didapat kampus lain,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?
Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:27 WIB

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Berita Terbaru

FEATURED

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:27 WIB