PKM Ingin Ubah Paradigma

- Penulis

Minggu, 4 November 2018 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Selain akan memberdayakan para anggota melalui bisnis yang dimiliki, Ketua Perhimpunan Keluarga Minang (PKM) Jabar Nukaddis Nasher juga ingin merubah paradigma tentang organisasi dibawah kepemimpinannya

“Kita berusaha membentuk paradigma baru, dimana selama ini setiap ada kegiatan, identik dengan penyebaran proposal. Padahal statistik warga Minang yang ada di Jabar lebih 10 juta, ini kan suatu potensi,” jelas Nukaddis usai terpilih sebagai Ketua PKM Jabar secara aklamasi di Preanger Hotel Bandung Sabtu (3/11).

Dia melanjutkan, dengan jumlah yang demikian besar, jika dipadukan dengan suatu kegiatan, pasti bisa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena itu, kita berdayakan para anggota dengan berbagai kegiatan perekonomian, salah satunya kita punya usaha treatment penghemat bahan bakar untuk kendaraan roda empat,” urainya.

Disinggung target, pihaknya berencana membangun satu gedung besar, dimana semua kegiatan masyarakat Minang di Jabar, bisa dilakukan disitu.

“Karena falsafah kita, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, kami ingin memberikan kontribusi pembangunan ke masyarakat,” tambahnya.

Dia menyebutkan, dulu sempat barter, dimana Pemerintah Sumatera Barat memberikan lahan untuk warga Jabar yang ada di Padang, Sumbar.

“Malah mereka (warga Jabar di Padang–red) sudah memanfaatkan lahan tersebut. Kita berharap selama kepemimpinan saya, gedung itu bisa terwujud,” katanya.

Senada, Ketua MPA atau Majelis Perwakilan Anggota PKM Jabar Prof. Drg. Beergeman Tahar menyebutkan, warga Minang yang menetap di Jabar, mulai tahun 60an. Selain berbaur dengan masyarakat Jabar, warga Minang banyak melakukan kegiatan sosial, seperti membangun masjid.

“Program kita pertama meningkatkan budaya Sunda bergandengan dengan budaya Minang. Selain itu, kami banyak membangun masjid, diantaranya Masjid di Margahayu, Sekeloa yang menghabiskan Rp 1,8 miliar yang berasal swadaya warga Minang dan Jabar. Termasuk masjid Istiqomah, kita yang memprakarsai tahun 1969,” pungkas Beegerman. Mal

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB