BANDUNG, PelitaJabar — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jawa Barat, Prof. H. Yudha. M. Saputra, M.Ed, mengatakan, program kewirausahaan pemuda bagi kalangan mahasiswa merupakan salah satu peran pemuda dalam menopang ekonomi rakyat.
“Jadikan kegiatan ini sebagai bekal sebelum mendapat pekerjaan,” jelas Yudha, saat membuka kegaiatan pelatihan Peningkatan Kemampuan Kewirausahaan Pemuda Angkatan VI di Hotel Alam Permai Bandung kemarin.
Dirinya berharap, 50 mahasiswa Politeknik dan Piksi Ghanesa, program ini dapat dimaanfaatkan ketika kelak para mahasisa ini sudah lulus kuliah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara, Kepala Seksi Kewirausahaan Bidang kepemudaan Dispora Jabar, Drs. Hilmawan Abdurachman mengatakan, program kewirausahaan angkatan ke VI ini.digelar selama tiga hari dari mulai tanggal 18 s/d 21 September 2018.
Menurutnya, para peserta pelatihan dari dua Perguruan Tinggi (PT) ini semua mempunyai potensi besar, serta didukung oleh daya kreativitas yang tinggi.
“Sebaiknya memang setiap PT menstimulankan mahasiswanya agar mempunyai daya kreatif yang tinggi,” ungkap Hilamawan, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.
Belum hilang ingatan kita pada saat Presiden Joko Widodo menghadiri Entrepreneurs Wanted, sebuah acara bincang-bincang edukatif antara wirausahawan dengan pelajar dan mahasiswa.
“Presiden Jokowi memberikan kiat-kiat memulai usaha bagi para pemula, diantaranya harus merubah paradigma, setelah kuliah mau apa. Jangan sampai semuanya jadi pegawai. Jadikan entrepreneur sebagai sebuah pilihan, bukan keterpaksaan. Belajar dari siapa pun, dari mana pun dan jangan takut gagal, mudah menyerah. Memulai bisnis bisa kapan saja. Tidak akan pernah jadi, kalau tidak memulai dan jangan gengsi,” pungkasnya. CakDar