Puluhan Warga Sumedang Keracunan Kopi Cleng dan Kopi Jantan

- Penulis

Kamis, 19 September 2019 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sepuluh warga Sumedang mengalami Keracunan Kopi cleng dan Kopi Jantan. Kejadian terjadi pada Selasa 7 September 2019 hingga 17 September 2019.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan kejadian tersebut sudah didalami oleh Satreskrim.

“Keracunan terjadi disebabkan Kopi Cleng dan Minuman Kopi Jantan,” jelasnya, Rabu (18/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para korban, saat ini tengah dirawat di RSUD Sumedang.

“Hasil dari pengecekan tersebut, ada 10 orang yang keracunan,” tambahnya.

Hasil pendataan, diantaranya 8 orang keracunan minuman Kopi Cleng dan 2 orang keracunan minuman Kopi Jantan. “Saat ini terdapat 2 orang korban yang masih di rawat di RSUD Sumedang,” paparnya.

Para Korban keracunan akibat minum Kopi di kedai jamu yang berada di Kota Sumedang.

“Pemerikasan dilakukan terhadap penjual Jamu, atas nama Tina Ningsih, sebagai pemilik Depot Jamu bat-obatan tradisional atau jamu di Jl. Prabu Geusan Ulun No. 157 Kel. Kota Kaler Kec. Sumedang Selatan, Sumedang,” paparnya.

Yang bersangkutan memiliki ijin perdagangan jamu dan obat-obam dengan nomor 01342/10-13/PK/II/2005 tanggal 24 Februari 2019.

“Hasil penyelidikan dilapangan, menyebutkan jenis obat-obatan yang di jual diantaranya jamu pegel linu, jamu asam urat, jamu kolesterol, jamu kuat pria perkasa. Adapun jenis obat pria perkasa yang dijual diantaranya berbentuk jamu serbuk seperti Kuku Bima, Purwoceng, Esha, Madu pasak bumi,sehat pria perkasa, Jamu tegar,” tegas Kapolres.

Pihaknya saat ini terus melakukan penyelidikan.

“Pemilik Depot Jamu masih kita mintai keterangan, dalam hal Keracunan warga ini,” pungkas Kapolres. Rief

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB