Rakerprov POBSI, Prof Budiana Harap Biliar Evaluasi Kebangkitan Prestasi

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua Umum KONI Jawa Barat Prof.Dr.HM Budiana, S.IP. MSi berharap  Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jawa Barat menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk kebangkitan prestasi.

“Tentu saja kita doakan dengan evaluasi yang akan dilakukan POBSI Jabar, Cabang Olahraga (Cabor) biliar bisa bangkit kembali. Saya yakin Pak Rudi bisa membangkitkan semangat untuk hal itu,” kata Prof. Budiana disela Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di lantai III Gedung KONI Jabar Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa 18 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal yang paling penting di PON XXII tahun 2028 di NTT-NTB kata dia antara lain cabang olahraga biliar bisa mengevaluasi hasil yang dicapai pada edisi PON sebelumnya, yakni PON XXI Sumut- Aceh.

Seperti diketahui pada PON di Sumut-Aceh Cabor biliar Jabar menurunkan 15 atlet. Hanya saja tidak beruntung memperoleh medali emas. Jabar hanya mampu menyumbangkan 3 medali perak dan 10 medali perunggu.

Dia menyinggung pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) cabor biliar di pentas Porprov 2025.

“Awalnya penyelenggaraan BK cabor biliar akan dilaksanakan di Kota Depok. Namun karena faktor teknis Depok tidak siap. Di biliar itu ada meja carom dan snoker dan ini harus ada di satu venue. Nah Depok tidak siap untuk itu. Hingga akhirnya penyelenggaraan digeser ke Kota Bandung. Sedangkan penyelenggaraan Porprov dilaksanakan di Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Wakil Rektor Unpas ini pun menambahkan telah dilakukan pertemuan Technical Delegate (TD) Porprov.

“Saat itu cabor biliarpun hadir. Pertemuan tersebut dalam rangka membangun kesiapan menyangkut berbagai aspek terhadap pelaksanaan Porprov,” katanya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jawa Barat, Ir. Rudi Kadarisman mengatakan, Rakerprov membahas berbagai hal.

“Pelaporan keuangan kemudian prestasi cabor biliar di PON XXI serta nomor-nomor biliar yang akan dipertandingkan di BK Porprov 2025. Dicabor biliar, penentuan nomor selalu dilakukan lewat musyawarah, tujuannya adalah supaya tidak ada kekuasaan penuh dari Pengprov. Artinya ketika Technical Hand Book (THB) muncul, termasuk nomor-nomor biliar yang dipertandingan, benar-benar sudah melewati musyawarah dan mufakat,” jelasnya.

Rudi menyinggung soal pembinaan usia muda. Dimana ada satu nomor di Porprov yaitu yunior Kelompok Umur (KU) – 23.

“POBSI Jabar memberi kesempatan kepada setiap Pengcab POBSI Kota dan Kabupaten untuk memunculkan atlet juniornya.

“Tujuan menampikan nomor yunior adalah untuk mewujudkan regenerasi. Terbukti saat PON XXI, kita menampilkan atlet yunior Erwin, Nathan dan Kifli. Mereka meraih medali. Jika nanti ada atlet yunior KU-23, saya katakan tidak usah ikut BK Porprov. Mereka sudah mendapat “wild card” dan langsung bertanding d Porprov,” jelas Rudi.

Sekretaris Umum Pengprov POBSI Jabar yang juga ketua Panitia Pelaksana Rakerprov POBSI Jabar 2025,  Lia Asyiah Sodikin mengatakan 22 Pengurus Cabang (Pengcab) hadir di Rakerprov ini.

“Lima Pengcab lagi masih dalam perjalanan menuju tempat Rakerprov. Semua Pengcab kota dan Kabupaten hadir di Rakerprov POBSI tahun ini. Setiap Pengcab dihadiri langsung ketua dan sekretarisnya,” katanya.

Rakerprov hanya dengan waktu satu minggu itu, dihadiri dua Pengcab bidang organisasi.

“Ketuanya tidak bisa hadir. Kemudian ada dua ketua Pengcab yaitu Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Indramayu yang telah habis masa jabatannya tapi kemudian diperpanjang,” pungkasnya Lia.

Nomor pertandingan BK Porprov pada awalnya 20 nomor yang diberikan KONI Jabar, bertambah menjadi 22 nomor. Joel

Komentari

Berita Terkait

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Berita Terbaru

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB