Saat Kopdar Emil Uraikan Sembilan Prioritas Pembangunan Jawa Barat 2020

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2019 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. KUNINGAN, PelitaJabar –Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat kembali menggelar Kopdar (Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah) untuk Triwulan II 2019 yang digelar di Resort Prima Sangkanhurip, Jl. Raya Panawuan No.121, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, didampingi Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, memaparkan sembilan prioritas pembangunan yang akan dilakukan Jawa Barat pada 2020.

Akses pendidikan untuk semua. Salah satunya, mulai tahun depan uang SPP untuk SMA/SMK di seluruh Jawa Barat akan digratiskan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desentralisasi layanan kesehatan. Pemdaprov Jawa Barat akan memaksimalkan program Layad Rawat.

“Kami juga ada rencana dengan bentuk investasi membangun Rumah Sakit Kelas C dan Kelas B. Saya tunggu proposal dari Kabupaten/Kota. Minimal sudah ada sepuluh proyek kita sudah siapkan, lokasi terserah tinggal diajukan. Khususnya, untuk daerah yang rasio rumah sakitnya masih kecil,” tambah Emil.

Pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi. Salah satu hal yang ditekankan Emil terkait optimalisasi program One Pesantren One Product (OPOP).

Pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata. Menurut Bank Indonesia, yang akan menolong ekonomi Jawa Barat adalah pariwisata. Karena itu pihaknya akan mengembangkan potensi sektor pariwisata Jawa Barat.

“Pariwisata akan kita maksimalkan melalui tiga tipe pengembangan, yaitu: Perbaikan akses, penyempurnaan
destinasi, dan membuat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” katanya.

Dalam lima tahun carikan di wilayah masing-masing seluas 200 hektar. “Saya ingin satu Kabupaten/Kota punya satu KEK,” lanjutnya.

Pendidikan agama dan tempat ibadah juara. Pemdaprov Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat saat ini tengah membahas peraturan daerah tentang pendidikan keagamaan, diantaranya membahas tentang pesantren.

“Kami juga mengharapkan kita akan makin religius, program Maghrib Mengaji, Shubuh Berjamaah yang ditelandankan oleh kepemimpinan daerahnya,” ujar Emil.

Infrastruktur konektivitas wilayah. Pemdprov Jawa Barat memiliki kantor Badan Penghubung (Banhub) di Jakarta.

Kantor ini bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten/Kota untuk berbagai kegiatan, salah satunya di kantor Banhub akan ada tim pelobi yang akan membantu Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk melobi pemerintah pusat melalui Kementerian/Lembaga agar mendapatkan proyek infrastruktur strategis.

Dia juga menjelaskan, terkait program Kredit Indah (Infrastruktur Daerah). Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat bisa memanfaatkan kredit ini bekerja sama dengan Bank bjb.

Gerakan membangun desa. Ketimpangan masih jadi permasalahan di Jawa Barat. Emil mengajak Pemda Kabupaten/Kota untuk membangun urusan desa secara bersama-sama.

“Mari kita keroyok sama-sama urusan desa. Sekarang status desa di Jabar, desa yang tadinya berkembang jadi desa
maju ada sekitar 500 desa, jadi, kita akan fokus di desa,” lanjut Emil.

Subsidi gratis Golekmah (Golongan Ekonomi Lemah). Subsidi ini diberikan untuk pelayanan kesehatan kepada warga kurang mampu, sekolah gratis bagi warga kurang mampu, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), beasiswa perguruan tinggi bagi warga kurang mampu, buruh juara, dan sembako gratis.

Inovasi pelayanan publik dan penataan daerah. Emil menuturkan, pihaknya ingin semua Kabupaten/Kota di Jawa Barat harus full digital dalam kegiatan pemerintahannya. Salah satu hal yang dia tekankan, yaitu penggunaan e-Budgeting yang dinilainya akan lebih bisa menghemat penggunaan anggaran.

“Kemudian, kita punya program remunerasi pekerja. Jadi, ASN ini yang rajin amplopnya tebal dan yang tidak rajin
amplopnya tipis,” katanya.

Sebagai tuan rumah, Bupati Kuningan Acep Purnama menyambut baik penyelenggaraan Kopdar di wilayahnya. Melalui Kopdar, Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat bisa mengusulkan beberapa program yang akan dilaksanakan di daerahnya. Terutama terkait rencana pembangunan strategis untuk akselerasi visi misi Jabar Juara Lahir Batin.

“Insyaallah akan ada pemaparan RKPD Jawa Barat, sehingga kita bsia menyiapkan diri untuk menyusun alternatif
berbagai program di kabupaten/kota,” ucap Acep.

Kopdar sendiri merupakan program inovasi dan tradisi baru yang dilakukan oleh Pemdaprov Jawa Barat di bawah
kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum.

Kopdar dimaksudkan untuk mengintensifkan komunikasi dan silaturahmi antara Gubernur dengan Bupati/Wali Kota, serta para penyelenggara pemerintahan daerah lainnya secara berkala dengan tujuan menciptakan hubungan dan tata kelola pemerintahan antara Pemdaprov Jawa Barat dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Hadir Bupati Bandung, Bupati Cianjur, Bupati Bandung Barat, Bupati Kuningan, Bupati Ciamis, Plt. Bupati Cirebon, Bupati Pangandaran, Bupati Purwakarta, Bupati Majalengka, Bupati Tasikmalaya, Bupati Sumedang, Bupati Bogor, Wali Kota Cirebon, Wali Kota Bandung, Wali Kota Sukabumi, Wali Kota Banjar, Wali Kota Depok, Wali Kota Tasikmayala, dan Wali Kota Cimahi dan pejabat lainnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB