Sebut 17 Daerah Miskin Ekstrem, Ono Minta Emil Fokus Program Kerakyatan

- Penulis

Kamis, 7 April 2022 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyarankan agar Gubernur Jawa Barat fokus menjalankan program bantuan sosial dan membuat program prioritas yang dapat mendorong rakyat untuk dapat penghasilan yang lebih besar.

Sehingga, kata Ono, seyogyanya APBD Jawa Barat tidak lagi dialokasikan membangun infrastruktur yang tidak penting.

“Contohnya seperti anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional yang lebih banyak membangun cretive centre, pusat budaya, alun-alun sampai pagar-pagar bangunan. Hampir tidak ada peranannya,” tegas anggota Komisi IV DPR RI ini dalam keterangannya, Kamis (7/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ono, berdasarkan surat Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Wakil Presiden nomor : B-38/KSN/SWP/KK.04.01/02/2022 tertanggal 25 Februari 2022 terdapat 17 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang menjadi Prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim Tahun 2022.

17 Kota/Kabupaten ini yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon  Kabupaten Majalengka.

Kemudian Kabupaten Sumedang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya.

“Sehingga bila dibandingkan tahun 2021 yang hanya 5 Kabupaten (Cianjur, Bandung, Karawang, Kuningan dan Indramayu) maka ada tambahan 12 Kabupaten/Kota yang menjadi prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ektrem di Jawa Barat,” tegasnya.

Ono bertutur Pemerintah Pusat sudah menggulirkan berbagai macam paket bantuan sosial.

“Bukan hanya memanfaatkan APBN saja tetapi juga mendorong sumber-sumber pendanaan lainnya dialokasikan untuk program bantuan sosial, seperti dana desa. Lalu, apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat ?” ujar Ono.

Menurutnya, tidak ada program di Jawa Barat yang efektif langsung memberikan solusi bagi kemiskinan apalagi yang ekstrim.

Dia mencontohkan, OPOP, dimana seharusnya mendorong peningkatan ekonomi rakyat, namun penyerapannya dibawah 50 persen.

Kemudian Program Petani Milenial dari target 5.000 orang petani ternyata hanya 600 orang.

‘Saya sarankan Pak Ridwan Kamil fokus menangani kemiskinan, buatlah program yang langsung dapat dirasakan rakyat. Bantulah Bupati dan Walikota di 17 Kabupaten/Kota dari mulai pendataan kantong-kantong kemiskinan dan kelompok sasaran masyarakat sampai dengan mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan rakyat serta menurunkan kantong-kantong kemiskinan,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Penghargaan Atlet Sea Games & ASEAN Para Games Dibayar September
Akibat Gogosan, KA 345 Siliwangi Tak Bisa Lewat, Perjalanan Hari Ini Dibatalkan
Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?
Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:28 WIB

Penghargaan Atlet Sea Games & ASEAN Para Games Dibayar September

Senin, 20 April 2026 - 10:19 WIB

Akibat Gogosan, KA 345 Siliwangi Tak Bisa Lewat, Perjalanan Hari Ini Dibatalkan

Minggu, 19 April 2026 - 10:27 WIB

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Berita Terbaru

FEATURED

Apa Kabar Bonus Atlet & Pelatih Sea Games KDM?

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:27 WIB