Sekitar 100 Ton Sampah di TPS Gunung Batu Timur diangkut

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar 100 ton sampah di TPS Gunung batu Timur mulai diangkut. PJ/Dok

Sekitar 100 ton sampah di TPS Gunung batu Timur mulai diangkut. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Sekira 100 ton sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Gunung Batu Timur. yang sudah lama menumpuk, kini mulai diangkut menggunakan alat berat dan armada besar, Kamis 13 November 2025 malam.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 (PPLB3) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Salman Faruq menjelaskan, penumpukan terjadi karena volume sampah yang masuk ke TPS lebih banyak dibandingkan dengan yang bisa diangkut setiap harinya.

“Bukan tidak kami angkut, tapi memang diangkut secara bertahap. Hanya saja jumlah sampah yang masuk lebih besar dari kapasitas angkut secara reguler,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mempercepat pembersihan, DLH Kota Bandung mengerahkan satu alat berat dan 11 armada truk berkapasitas besar.

“Mudah-mudahan TPS Gunung Batu Timur bisa bersih secara signifikan. Sampahnya akan dibuang ke TPA Sarimukti dengan memanfaatkan kuota yang sudah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Langkah serupa akan dilakukan di 10 TPS lain di Kota Bandung dalam dua minggu kedepan. Seperti  TPS Sederhana, Ence Azis, Pasar Gegerkalong, Pasar Ciroyom, kolong jembatan Pasopati, eks TPA Dago, Ciwastra dan Sarimadu.

“Kami pastikan dua minggu ke depan tidak ada lagi penumpukan atau percampuran sampah di TPS. Karena diidentifikasi terdapat 10 TPS yang sama. Kami pastikan juga menerapkan sistem untuk memantau cepat titik-titik lokasi yang muncul tumpukan sampah liar,” tegasnya.

Di luar itu, Salman mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak mengelola sampah dengan prinsip 3R reduce, reuse, recycle. Kalau warga bisa mengolah sampahnya secara mandiri, volume yang masuk ke TPS akan jauh berkurang dan tidak mengganggu lingkungan sekitar,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung
Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar
Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:33 WIB

Arief Optimis “Quattrick” di PON Tercapai Jika Dana Mendukung

Jumat, 17 April 2026 - 17:51 WIB

Jadi Tuan Rumah Kejurnas Karate, FORKI Jabar Siapkan Rp 1,8 Milyar

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB