Tak Ada Sosialisasi, Disabilitas Akan Sambangi KPU Kota Bandung

- Penulis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Hingga saat ini, KPU Kota Bandung belum melakukan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 kepada kaum disabilitas.

Ketua Biro Hukum Ikatan Alumni Wyata Guna Suhendar, SH menuding, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung tutup telinga dan tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.

“KPU Kota dan Kabupaten lain sudah melakukan Sosialisasi Pilkada serentak ini, sedangkan kota Bandung belum. Padahal kita ini adalah kota yang notebene adalah ibukota Provinsi kok tidak ada sosialisaai gitu ya,” tegas Suhendar yang juga Wakil Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jawa Barat kepada PJ Rabu 9 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kang Hendar, sapaan akrabnya merasa heran jika KPU Kota Bandung tidak juga melakukan sosialisasi.

“Tidak paham atau tidak mengerti? Atau tidak mau tahu dengan difabel. Kalau gak tahu, bertanyalah kepada teman-teman difabel bagaimana proses sosialiasi gitu kan. Masak kalah dengan kota dan Kabupaten lainnya,” sebut Kang Hendar.

Terkait informasi yang saat ini sudah mulai gebyar, akan dilakukannya hajat demokrasi yaitu pemilihan Bupati, Walikota dan Gubernur secara serentak di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Tak hanya itu, dirinya merasa bingung menjawab pertanyaan rekan tentang sosialisasi kepada tuna netra, tuna rungu, tuna daksa dan tuna grahita.

“Saya hanya bisa menyampaikan ke KPU dan ternyata dari KPU Kota Bandung menjawabnya tunggu tunggu dan tunggu aja. Sementara waktu terus berjalan. Kalau ga salah tinggal 48 hari lagi,” tegasnya.

Menjelang Pilkada idealnya terdapat dua kali sosialisasi. Terlebih calon sudah ada dan nomor calon pun sudah ada. Hanya menunggu KPU mensosialisasikan.

“Bagaimana kita mau menjalankan hak demokrasi, sementara sosialisasinya tidak ada. Jika tidak ada respon dan tanggapan dari KPU, mungkin ya mau tidak mau, mohon maaf ni ya turun ke jalan aja dengan teman-teman untuk melakukan reaksi dan mempertanyakan. Supaya Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) sendiri tahu bahwa pihak KPU sendiri kurang peduli terhadap keberadaan teman-teman difabel,” sindirnya.

Tercatat 4000 hingga 7000 peserta pemilih di kota Bandung.

“Mangga silahkan kepada siapa pun. Tidak harus ke saya kan, yang jelas teman-teman disabilitas perlu pencerahan khususnya di bidang demokrasi dan itu yang harus dilakukan KPU. Mereka ada sebagai penyelenggara memfasilitasi hak-hak politik warganegara termasuk hak disabilitas.” pungkasnya.

Sesuai Undang Undang No. 7 tahun 2017 itu terdapat hak disabilitas sebagai warga negara untuk mendapatkan hak politiknya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB