Targetkan 2 Juta UMKM Di Jabar

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mentargetkan 2 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tujuannya supaya pelaku UMKM Jabar dapat menyerap bantuan tunai sebesar Rp2,4 juta dari pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemkop UKM).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, pelaku UMKM di Jabar mendapatkan bantuan tersebut agar dapat kembali berproduksi usai terpukul pandemi COVID-19.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minimal dua juta UMKM menerima bantuan. Berdasarkan data dari pusat, hampir sekitar 2,1 juta UMKM sudah mendaftar. Kebanyakan UMKM tersebut diajukan dari mitra PNM (Permodalan Nasional Madani) dan perbankan,” kata Kusmana dalam jumpa pers di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (14/08/2020).

Kusmana melaporkan, UMKM di kabupaten/kota sudah mengajukan sekitar 300 ribu UMKM kepada pemerintah pusat. Proses pengajuan akan terus berlangsung sampai minggu kedua bulan September mendatang, baik melalui Dinas KUK Jabar, PNM, perbankan, maupun koperasi.

Terdapat sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi pelaku UMKM. Pertama adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kemudian, pelaku UMKM harus melampirkan bidang usaha, foto usaha, dan Surat Keterangan Usaha dari desa/kelurahan. Selain itu, pelaku UMKM tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan saldo tabungan dalam rekening tidak lebih dari Rp2 juta.

“Nanti akan ada validasi dan verifikasi dari pemerintah pusat. Data yang kita kirim akan divalidasi oleh sistem. Salah satunya melalui SIKP (Sistem Informasi Kredit Program),” ucapnya.

Sampai saat ini, sebanyak 47.605 pelaku UKM dari Kabupaten Bekasi sudah ditandatangani (akan mendapatkan bantuan).

“Itu usaha mikro binaan PNM karena datanya lebih awal masuk,” imbuhnya.

Kusmana mengatakan, selain mendorong pelaku UMKM untuk menyerap bantuan tunai dari pemerintah pusat, pihaknya turut mendampingi pelaku UMKM agar dapat mengakses perbankan.

“Sekarang perbankan punya alokasi anggaran untuk kredit. Kita sedang menghubungkan UMKM kita dengan perbankan,” katanya.

Sebelumnya, Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas KUK Jabar membeli 10 juta masker produk UMKM untuk membantu para pelaku UMKM kembali berproduksi setelah dihantam krisis akibat COVID-19. Rls

Komentari

Berita Terkait

Pembangunan Eiger Camp Sesuai Prosedur
Wow Pengecer Produk XL Axiata Mudik Gratis Naik Alphard
Erwin Minta KPSM Edukasi Masyarakat Tentang Sampah
SEI & DEFEND ID Berangkatkan Ribuan Pemudik
Nasabah bank bjb Tetap Bisa Transaksi Saat IdulFitri 1446 H
KORMI Kota Bandung Kucurkan DOP 2025
Perkuat Sinergitas BRI Bagikan Paket Lebaran Untuk PWI Jabar
Teman Millenials Fokus Edukasi dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 20:00 WIB

Pembangunan Eiger Camp Sesuai Prosedur

Jumat, 28 Maret 2025 - 17:08 WIB

Wow Pengecer Produk XL Axiata Mudik Gratis Naik Alphard

Kamis, 27 Maret 2025 - 17:43 WIB

Erwin Minta KPSM Edukasi Masyarakat Tentang Sampah

Kamis, 27 Maret 2025 - 16:16 WIB

SEI & DEFEND ID Berangkatkan Ribuan Pemudik

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:09 WIB

Nasabah bank bjb Tetap Bisa Transaksi Saat IdulFitri 1446 H

Berita Terbaru

FEATURED

Pembangunan Eiger Camp Sesuai Prosedur

Jumat, 28 Mar 2025 - 20:00 WIB

FEATURED

Wow Pengecer Produk XL Axiata Mudik Gratis Naik Alphard

Jumat, 28 Mar 2025 - 17:08 WIB

FEATURED

Erwin Minta KPSM Edukasi Masyarakat Tentang Sampah

Kamis, 27 Mar 2025 - 17:43 WIB

FEATURED

SEI & DEFEND ID Berangkatkan Ribuan Pemudik

Kamis, 27 Mar 2025 - 16:16 WIB

EKONOMI

Nasabah bank bjb Tetap Bisa Transaksi Saat IdulFitri 1446 H

Kamis, 27 Mar 2025 - 13:09 WIB