BANDUNG, PelitaJabar — Jelang pemindahan penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Kab. Majalengka, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meminta Dinas Perhubungan Jawa Barat mempersiapkan angkutan transportasi untuk penumpang.
“Seandainya dishub bisa menyiapkan 10 bus, ini sudah luar biasa. Kita sarankan angkutan antar bandara ini tidak boleh mengambil muatan dari luar tetapi khusus penumpang ke Bandara Kertajati untuk naik pesawat”, jelas Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Ali Hasan saat evaluasi program kerja UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Wilayah II Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Jum’at (21/6).
Menurutnya, pihaknya akan segera membicarakan hal ini dengan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat, termasuk kajian kemungkinan usulan ini dilaksanakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mungkin tidak program yang kita sampaikan untuk direalisasikan, bisa dilaksanakan karena kalau bus ini diopersikan jangan sampai bersinggungan dengan angkutan yang lainnya,” tegas Ali.
Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Wilayah II Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Iis Chrisnadi mengatakan, pihaknya telah mengoperasikan 10 Unit Bus Rapid Transit (BRT) Trans Metro Bandung Raya hibah dari Kementrian Perhubungan.
“Rencananya pengadaan 5 bus sedang untuk angkutan karyawan, buruh, guru, siswa serta disabilitas pada Bulan Juli 2019 mendatang,” tambahnya.
Terkait usulan dari Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, dirinya menyambut baik.
“Ada masukan – masukan dari Dewan tentunya ini akan menjadi perhatian bagi kami guna memberikan pelayanan kepada masyarakat”, pungkasnya. Mal