Tips Merawat Mobil Tetap Prima di Bulan Puasa

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Add a subheading - 2

Add a subheading - 2

BULAN suci Ramadan segera tiba, dimana ummat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Bagi kaum pekerja, dengan mobilitas yang tinggi, baik saat pergi pulang kantor maupun tugas lainnya menjadi tantangan tersendiri.

Bayangkan bila dalam perjalanan menuju lokasi bekerja,  hujan dan mendadak mobil rewel atau mogok, tentu sangat  merepotkan.

Untuk memastikan mobil Anda tetap dalam kondisi terbaik dijalan, beberapa cara dan perawatan yang dapat Anda terapkan, simak tipsnya dari Hyundai Gowa berikut ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Menjaga kebersihan eksterior dan interior

Debu, kotoran, dan sisa makanan yang menumpuk di dalam mobil bisa menjadi sarang bakteri dan kuman, yang berpotensi menyebabkan alergi atau gangguan pernapasan. Merawat kebersihan interior juga memperpanjang usia komponen dalam mobil, seperti jok, dashboard, dan karpet.

2. Memeriksa tekanan ban

Memeriksa tekanan ban saat bulan puasa itu wajib agar perjalanan aman dan nyaman, apalagi kalau mau buka bersama teman atau keluarga. Bayangkan, jika tiba-tiba ban kempes di jalan dan mendekati waktu berbuka, rencana silaturahmi bisa terganggu.

Nah untuk pengecekan ban, pemilik Hyundai Stargazer dimudahkan dengan adanya fitur Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Fitur ini membantu pengguna Stargazer X dalam mencegah terkena masalah ban saat berkendara. Dengan fitur tersebut, pengendara dapat memantau kondisi ban mobil ini sehingga kondisinya dapat selalu prima.

3. Memeriksa sistem rem secara berkala

Pada saat-saat ini, kondisi lalu lintas biasanya lebih padat dan dinamis, sehingga risiko pengereman mendadak lebih tinggi. Jika sistem rem tidak dalam kondisi optimal, potensi kecelakaan akan meningkat. Dari segi teknis, pemeriksaan rutin terhadap kampas rem, minyak rem, cakram, dan selang rem memastikan bahwa semua komponen bekerja secara optimal. Sistem rem yang terawat membantu mobil berhenti dengan efisien, mengurangi risiko rem blong, dan memastikan keselamatan pengemudi serta penumpang selama perjalanan di bulan puasa.

4. Memilih Bahan Bakar Yang Tepat

Pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan jenis mesin kendaraan sangat mempengaruhi kinerja mobil, tidak hanya berhubungan dengan efisiensi bahan bakar, tetapi juga kesehatan mesin dalam jangka panjang.

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti penurunan performa, pembakaran yang tidak sempurna, serta meningkatnya pengeluaran bahan bakar (lebih boros).

Sebagai contoh menggunakan bahan bakar oktan Ron 90 pada mesin yang membutuhkan oktan tinggi (Ron 92)  bisa menyebabkan knocking atau ketukan pada mesin.

5. Mengganti filter udara dan bahan bakar sesuai jadwal

Filter udara yang bersih sangat penting untuk mendukung proses pembakaran yang efisien. Jika filter udara tersumbat atau kotor, pasokan udara yang masuk ke mesin akan terhambat, menyebabkan mesin bekerja lebih keras dan efisiensi bahan bakar menurun. Jika filter bahan bakar kotor, menyebabkan penyumbatan atau kerusakan pada injektor dan pompa bahan bakar. Oleh karena itu, penggantian filter juga sangat penting.

6. Rutin Melakukan servis Berkala

Servis berkala adalah bagian integral dari perawatan mobil yang tidak boleh diabaikan. Layanan servis berkala mencakup pemeriksaan sistem mesin, sistem bahan bakar, sistem pendingin, sistem pengereman, dan masih banyak lagi. Teknisi akan mengecek berbagai komponen, termasuk mengganti oli mesin, memeriksa cairan pendingin, dan memeriksa kondisi filter udara dan bahan bakar.

 

Widi Mulyadi, Aftersales Department Head Hyundai Gowa menngingatkan berhati hati memilih bahan bakar. Jika penggunaan bahan bakar tidak sesuai dengan spesifikasinya, resiko akan menimbulkan residu yg cukup banyak di ruang bakar, di sebabkan hasil pembakaran yg tidak maksimal.

“Bila hal ini terjadi secara terus menerus, kemungkinan dapat merusak internal mesin itu sendiri. Bila mendapati bunyi kasar atau abnormal pada mesin kendaraan  segeralah datang untuk pengecekan ke bengkel resmi terdekat, khusus pelanggan Hyundai dapat menemui service advisor kami di Hyundai Gowa untuk berkonsultasi dan menindaklanjuti keluhan tersebut.”  papar Widi, Jumat 28 Februari 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website resmi Hyundai Gowa www.hyundaigowa.com serta Instagram @hyundaigowa.id ***

Komentari

Berita Terkait

Saham BJBR Menguat, Pasar Apresiasi Arah Transformasi bank bjb
Fokus Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Strategi
Unggul 3-0 dari Falcon, bjb Tandamata Siap Hadapi Electric
Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih
KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:49 WIB

Saham BJBR Menguat, Pasar Apresiasi Arah Transformasi bank bjb

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:14 WIB

Fokus Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Strategi

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Unggul 3-0 dari Falcon, bjb Tandamata Siap Hadapi Electric

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:23 WIB

Mau Steak Enak Harga Murce, Sirloin Beefhouse Aja, Dijamin Bikin Nagih

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Berita Terbaru

Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Banyak Opsi Racikan Strategi Sang Pelatih. PJ/Dok

FEATURED

Fokus Hadapi Electric, Bandung bjb Tandamata Siapkan Strategi

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:14 WIB

bjb Tandamata unggul 3-0 melawan Medan Falcon. PJ/Dok

FEATURED

Unggul 3-0 dari Falcon, bjb Tandamata Siap Hadapi Electric

Selasa, 20 Jan 2026 - 20:48 WIB

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB